Mataram (Suara NTB) – Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, secara resmi menutup gelaran Festival Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 di Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Senin (26/10.
Dalam ajang syiar seni Islami tersebut, kontingen dari Kota Mataram sukses keluar sebagai juara umum.
Penutupan festival ini sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan berjenjang, mendorong proses regenerasi, serta menghidupkan kembali khazanah seni qasidah di tengah denyut kehidupan generasi muda.
Pemerintah Provinsi NTB menaruh harapan besar agar perhelatan ini tidak sekadar berhenti sebagai ruang kompetisi sesaat, melainkan mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang siap mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
Prosesi penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur NTB didampingi oleh Ketua DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, serta Ketua Harian LASQI NTB, Lale Prayatni.
Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, dewan juri, panitia penyelenggara, serta jajaran pengurus LASQI baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang telah berkolaborasi menyukseskan acara. Ia menilai penampilan gemilang para peserta merupakan manifestasi dari proses pembinaan dan seleksi ketat yang telah dilakukan di daerah masing-masing.
Menurutnya, menentukan deretan juara bukanlah perkara mudah bagi dewan juri mengingat seluruh kontingen tampil dengan persiapan yang matang dan kualitas vokalis terbaik. Oleh karena itu, evaluasi berkala akan terus dilakukan demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun-tahun mendatang.
“Juara adalah harapan dari setiap peserta, tetapi yang terutama tentunya adalah menumbuhkan rasa kepercayaan diri mereka sehingga mereka siap tampil dalam ajang dan event apa pun. Itu adalah modal besar bagi sumber daya manusia yang kita miliki,” ujar wagub.
Wagub juga mendorong komitmen berkelanjutan dari pemerintah kabupaten/kota untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap eksistensi LASQI, termasuk penganggaran pembinaan dan pengiriman duta seni daerah secara rutin. Ia optimistis NTB memiliki potensi sumber daya seni qasidah yang sangat kompetitif di tingkat nasional apabila dikelola dengan konsisten.
“Saya berharap Festival LASQI Nusantara Jaya dapat terus menjadi wadah pembinaan dan pengembangan talenta seni qasidah, sekaligus memperkuat kontribusi seni budaya Islami dalam mewujudkan NTB Makmur Mendunia,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung tertib dan bahkan tuntas lebih cepat dari jadwal semula.
Bunda Sinta menegaskan bahwa panggung festival ini tidak boleh menjadi garis akhir bagi perjalanan para seniman muda. Ia menekankan perlunya sinergi lintas program agar para juara maupun generasi muda yang memiliki kecintaan pada seni qasidah tetap memiliki ruang apresiasi untuk terus mengasah kemampuan mereka.
Ia mengungkapkan bahwa Festival LASQI 2026 kali ini diikuti oleh perwakilan dari tujuh kabupaten/kota, sementara tiga daerah lainnya belum berkesempatan ambil bagian. Ke depannya, ia berharap seluruh kabupaten/kota di NTB dapat melakukan persiapan lebih awal agar partisipasi pada tahun depan dapat terwujud secara menyeluruh.
Selain memperluas partisipasi wilayah, isu regenerasi menjadi sorotan utama dalam menjaga keberlanjutan tradisi seni qasidah. Perubahan karakteristik vokal anak-anak tatkala memasuki usia remaja menuntut adanya pola pembinaan yang adaptif dan berkesinambungan.
Kepada seluruh peserta, Bunda Sinta berpesan agar tidak mematok piala sebagai satu-satunya parameter keberhasilan. Keberanian untuk berdiri di atas panggung, kemauan keras untuk terus belajar, serta keikutsertaan dalam merawat seni budaya Islami merupakan prestasi yang jauh lebih bernilai.
Menutup keterangannya, ia juga mengajak seluruh pengurus untuk terus melakukan evaluasi demi perbaikan kualitas organisasi ke depan, sehingga LASQI NTB semakin jaya, produktif, dan berkontribusi nyata bagi peradaban budaya daerah. (r/ham)



