Mataram (Suara NTB) –Dinas Pendidikan Kota Mataram menggelar bimbingan teknis penguatan mentalitas dan digitalisasi pendidikan pada,Selasa (27/10). Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi guru,agar mampu mengintegrasikan teknologi dengan pembelajaran serta menguatkan karakter mereka sebagai pendidik.
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Disdik Kota Mataram, Lalu Muhammad Azwar mengatakan, guru memiliki tanggung jawab mulia dalam mendidik anak. Di tengah pesatnya perubahan zaman, kemampuan mendidik juga perlu ditransformasikan agar relevan. Karena itu, bimtek menjadi upaya serius memastikan proses relevansi model pembelajaran berlangsung lancar.
“Guru memiliki tugas mulia dalam proses pembelajaran kepada siswa. Jangan sampai guru tidak bisa mengikuti zaman atau mengikuti pemahaman dalam bidang IT dan AI, sehingga siswa dapat lebih menyerap pengetahuan,” ujarnya, Selasa (27/10).
Bimtek akan berlangsung selama dua hari mulai Selasa-Rabu (27-28/10). Kegiatan ini,guru akan dibekali sejumlah materi krusial.
Sekretaris Disdik Kota Mataram,H.Nauval Aldian akan menyampaikan materi etika tenaga pendidik di lingkungan sekolah. Materi ini dinilai penting untuk memastikan guru tidak hanya datang dan pulang, tetapi juga meninggalkan praktik baik yang dapat ditiru siswa.
Selain itu lanjut Azwar, Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram juga turut memberikan materi yang relevan menyangkut guru. Kemudian, materi manajemen pengembangan digitalisasi.
Kegiatan ini diharapkan guru mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran. Selain itu, guru juga diharapkan menjadi pribadi yang memiliki karakter positif dan kreatif. Dengan demikian, mereka tidak sekadar menjadi guru, tetapi juga menjadi insan yang dapat digugu dan ditiru.
“Harapan kami dalam pelatihan ini, guru dapat menerapkan ilmu bermanfaat di sekolah sehingga bisa mencetak guru yang berkompetensi tinggi dalam pembelajaran dan etika,” pungkas Azwar. (sib)



