Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 67 peneliti dari Nigeria, Pakistan, India, dan Indonesia bertemu dalam Advances and Futures in Mathematics, Applied Science, and Technology Conference (AFMaSTec) 2026 yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat), Sabtu (31/10/2026). Forum ilmiah internasional ini menjadi ruang pertukaran hasil penelitian sekaligus memperluas peluang kolaborasi akademik lintas negara.
Konferensi internasional yang mengangkat tema integrasi teknologi mutakhir dalam pendidikan matematika, sains terapan, dan teknologi tersebut dibuka oleh Dekan FKIP Ummat, Dr. Muhammad Nizaar, M.Pd.Si. Pembukaan turut dihadiri Wakil Dekan I Dr. Intan Dwi Hastuti, M.Pd, Wakil Dekan II Vera Mandailina, M.Pd., serta para ketua program studi di lingkungan FKIP, baik secara langsung maupun daring.
AFMaSTec 2026 menghadirkan sejumlah akademisi dari dalam dan luar negeri sebagai pembicara utama (keynote speaker). Mereka adalah Prof. Dr. Rully Charitas Indra Prahmana dari Universitas Ahmad Dahlan, Indonesia; Dr. Saba Mehmood dari Thal University Bhakkar, Pakistan; serta Dr. Sunday Emmanuel Fadugba dari Ekiti State University, Nigeria.
Selain pembicara utama, konferensi ini menghadirkan tiga pembicara undangan (invited speaker), yakni Dr. Intan Dwi Hastuti dan Dr. Johri Sabaryati dari Ummat serta Dr. Ratni Purwasih dari IKIP Siliwangi. Kehadiran para akademisi tersebut memperkaya diskusi mengenai perkembangan pendidikan matematika, sains terapan, dan teknologi.
Partisipasi peneliti juga terlihat dalam sesi presentasi paralel yang diikuti 61 pemakalah dari Pakistan, India, dan Indonesia. Melalui sesi tersebut, para peneliti mempresentasikan hasil kajian dan penelitian, bertukar gagasan, serta mendiskusikan berbagai pendekatan dan inovasi dalam bidang keilmuan masing-masing.
Tidak hanya menjadi forum diseminasi hasil penelitian, AFMaSTec 2026 juga menghasilkan langkah konkret dalam penguatan kerja sama internasional. Salah satunya melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FKIP Ummat dan Mathematics Department, Thal University Bhakkar, Pakistan. Kesepakatan ini diharapkan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.
AFMaSTec 2026: Bagian Penting dari Pengembangan Budaya Akademik di Ummat
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Ummat, Dr. Muhammad Nizaar, menegaskan bahwa diseminasi hasil penelitian melalui konferensi dan pertemuan ilmiah internasional merupakan bagian penting dari pengembangan budaya akademik perguruan tinggi. Menurutnya, forum semacam ini tidak hanya menjadi wadah diskusi dan berbagi temuan penelitian, tetapi juga sarana membangun jejaring serta memperkuat kolaborasi riset dan publikasi ilmiah antarperguruan tinggi.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Ummat, Sirajuddin, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembicara, peserta, dan pemakalah dari berbagai negara yang telah berpartisipasi dalam konferensi tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan keilmuan sekaligus memperkuat hubungan akademik antarlembaga.
Ketua Panitia AFMaSTec 2026, Dr. Syaharuddin, berharap konferensi internasional ini tidak berhenti sebagai agenda akademik tahunan, tetapi dapat menjadi bagian dari penguatan iklim penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan FKIP Ummat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama penyelenggaraan kegiatan.
Penyelenggaraan AFMaSTec 2026 menjadi salah satu upaya FKIP Ummat dalam memperluas keterlibatan akademisi pada forum ilmiah internasional. Melalui pertemuan peneliti lintas negara dan penguatan kemitraan antarperguruan tinggi, kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya kolaborasi penelitian yang berkelanjutan serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi daerah dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (r)



