BerandaNTBLOMBOK UTARAPengurus DPC, Fraksi, dan Kader PDI Perjuangan Lombok Utara Bangun Teba Sampah...

Pengurus DPC, Fraksi, dan Kader PDI Perjuangan Lombok Utara Bangun Teba Sampah Organik

Tanjung (Suara NTB) – Pengurus DPC, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), dan kader PDI Perjuangan Lombok Utara membuat teba sampah organik sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat Gerakan Merawat Pertiwi sekaligus menyambut Pekan Peduli Sampah Nasional pada 9–14 November 2026.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lombok Utara yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara, I Made Kariyasa, S.Pd.H., MM., Minggu (1/11/2026) menyampaikan bahwa pembuatan teba merupakan langkah nyata untuk membangun kebiasaan mengelola sampah dari sumbernya.

“Kami memulai dari lingkungan sendiri. Pengurus DPC, fraksi, dan kader bergerak membuat teba untuk mengolah sampah organik. Melalui langkah sederhana ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Kariyasa.

Ia menjelaskan, teba disiapkan sebagai tempat pengolahan sampah organik, seperti dedaunan dan sisa bahan dapur, agar dapat terurai menjadi kompos. Pemanfaatannya perlu disertai kebiasaan memilah sampah sehingga plastik dan sampah anorganik lainnya tidak ikut dimasukkan.

“Memilah sampah harus menjadi kebiasaan sehari-hari. Sampah organik kita olah, sedangkan sampah anorganik kita pisahkan untuk penanganan selanjutnya. Dengan begitu, kita berupaya mengurangi sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir,” jelasnya.

Menurut Kariyasa, keterlibatan pengurus DPC, fraksi, dan kader merupakan wujud gotong royong untuk mendukung program lingkungan PDI Perjuangan. Semangat tersebut diharapkan terus berjalan setelah Pekan Peduli Sampah Nasional selesai.

“Kami ingin kegiatan ini berkelanjutan. Teba yang sudah dibuat perlu dimanfaatkan dan dirawat, sehingga menjadi contoh yang bisa diterapkan di lingkungan masing-masing sesuai kondisi lahannya,” tambahnya.

Kariyasa juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah bagi Lombok Utara sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam dan destinasi wisata. Kebersihan lingkungan menjadi kepentingan bersama, baik untuk kesehatan masyarakat maupun kenyamanan pengunjung.

“Merawat Pertiwi dimulai dari tindakan sehari-hari. Melalui gotong royong pengurus, fraksi, kader, dan masyarakat, kita ingin ikut menjaga Lombok Utara tetap bersih, sehat, dan lestari,” tutupnya. (ari)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO