Taliwang (Suara NTB) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai melaksanakan visitasi dan monitoring evaluasi (monev) dalam rangka penilaian PPID Award Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan pelayanan informasi publik di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Salah satu lokasi yang menjadi sasaran visitasi adalah PPID Pembantu Sekretariat Daerah (Setda) KSB. Kunjungan yang dilaksanakan Senin (2/11) tersebut berlangsung di Ruang PPID Sekretariat Daerah, Gedung Graha Praja Lantai I. Tim dari Diskominfo selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan pengelolaan pelayanan informasi publik di lingkungan Setda.
Kepala Diskominfo KSB, Deddy Damhudi, mengatakan PPID Award 2026 merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan pemerintah daerah. Pihaknya ingin mendorong seluruh PPID pelaksana di tingkat OPD,agar lebih serius dalam menjalankan tugas pengelolaan informasi publik.
“PPID Award ini yang pertama kami laksanakan. Kita ingin lewat kegiatan ini menjadi pemicu bagi PPID pelaksana di tingkat OPD,agar serius dan tidak sekadar menyajikan data, tetapi juga mampu mengelolanya dengan baik,” ujarnya.
Deddy menjelaskan, penilaian dilakukan melalui tim yang ditugaskan untuk melaksanakan visitasi ke sejumlah OPD. Namun, tidak seluruh OPD menjadi objek penilaian. Visitasi hanya dilakukan terhadap OPD yang dinilai memenuhi kriteria atau dianggap layak untuk mengikuti tahapan evaluasi lebih lanjut.
Dalam visitasi di Sekretariat Daerah, tim dipimpin Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo KSB, Allein Erida DG Iji, S.Psi., M.Si. Kedatangan tim diterima Koordinator PPID Pembantu Setda, Roy Merhandra, S.E., bersama para Pranata Humas dari Setda dan Diskominfo KSB.
Pada kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap ruang pelayanan, sarana dan prasarana PPID, serta kelengkapan administrasi dan dokumen pendukung pelayanan informasi publik. PPID Pembantu Setda juga memaparkan berbagai layanan dan inovasi yang telah dikembangkan, termasuk pemanfaatan aplikasi untuk menunjang pelayanan publik dan tata kelola internal.
Selain pemeriksaan administrasi dan fasilitas, visitasi juga dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi publik. Sejumlah kendala dalam pengelolaan layanan turut menjadi bahan pembahasan, termasuk langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih transparan dan responsif sesuai ketentuan yang berlaku.
Deddy menyebutkan, hasil penilaian PPID Award 2026 direncanakan diumumkan pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat, 20 November mendatang. Ia berharap kegiatan perdana ini dapat menjadi dorongan bagi OPD untuk membangun tata kelola informasi publik yang lebih tertib, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.(bug/*)



