BerandaNTBKOTA MATARAMJelang Akhir Tahun, BKD Optimalkan Pendapatan Pajak

Jelang Akhir Tahun, BKD Optimalkan Pendapatan Pajak

Mataram (Suara NTB) – Badan Keuangan Daerah Kota Mataram berupaya mengoptimalkan pendapatan dari pajak daerah menjelang akhir tahun. Pengawasan dan penindakan akan diintensifkan untuk melampui target.


Kepala Bidang Pengendalian Pendapatan Daerah pada Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, Rian Adriandi menjelaskan, berdasarkan data bahwa target pajak daerah pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026 mengalami perubahan. Akan tetapi, empat sektor pajak yang perlu menjadi perhatian yakni, pajak hotel, pajak reklame, pajak bumi dan bangunan dan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). “Berdasarkan hasil evaluasi terakhir empat sektor pajak ini yang menjadi konsen kami untuk dioptimalkan,” terang Rian dikonfirmasi,Rabu (4/11).


Strategi dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dari pajak daerah dengan melakukan pengawasan. Rian mengatakan, rendahnya capaian empat pajak daerah berdasarkan atau sifatnya self assesment system. Artinya, skemanya berdasarkan hitung, lapor dan bayar. Oleh karena itu, pihaknya melakukan pengawasan melalui deteksi awal.


Ia mencontohkan wajib pajak yang pembayarannya tidak sesuai maka dilakukan pengawasan langsung bersama tim. “Pengawasan intensif sebenarnya tiap dilaksanakan, tetapi dua bulan terakhir memfokuskan pada realisasinya kurang,” katanya.


Rian menyebutkan, realisasi pajak bumi dan bangunan sampai bulan Oktober mencapai Rp27 miliar. Pajak hotel mencapai Rp24 miliar. Pajak reklame mencapai Rp4,8 miliar dan pajak hiburan mencapai Rp6,6 miliar.


Pihaknya akan mengoptimalisasi pajak daerah sampai akhir tahun 2026. Ia bersyukur partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kepatuhan sangat tinggi. Hal ini terlihat dari program pengawasan bermitra masyarakat dengan melampirkan bukti pembayaran disampaikan ke BKD.


Nota atau bukti pembayaran di hotel maupun restaurant diverifikasi langsung untuk memastikan pajak telah dititipkan masyarakat kepada pengusaha. “Pengawasan partisipatif ini cukup efektif karena nota pembayaran langsung kita cek ke hotel maupun restaurant,” demikian kata Rian. (cem)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO