Mataram (suarantb.com) – Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, MA., melaksanakan kunjungan dakwah dan silaturahmi ke Ma’had Tarbiyah Dakwah Islamiyyah di Yala, Thailand, pada Selasa (20/1/2026). Kehadiran tokoh ulama dan akademisi asal Indonesia ini disambut hangat oleh pimpinan, para guru, serta seluruh santri di lembaga pendidikan Islam tersebut.
Dalam rilisnya kepada Suara NTB, Selasa (20/1/2026), Pimpinan Ma’had Tarbiyah Dakwah Islamiyyah, Babo Ahmad Bin Adam, menyatakan rasa bahagia dan terhormat atas kunjungan TGB beserta rombongan. “Kami merasa sangat bahagia dan terhormat atas kunjungan Bapak TGB. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan dan kemanfaatan bagi keluarga besar Ma’had Tarbiyah Dakwah Islamiyyah Yala Thailand,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, TGB yang juga merupakan Ketua Umum PB NWDI dan Ketua OIA Al-Azhar Indonesia, menyampaikan tausiah yang berisi motivasi dan penekanan terhadap nilai-nilai fundamental dalam pendidikan Islam.
Ajakan untuk Senantiasa Bersyukur dan Memuliakan Ilmu
TGB mengajak para santri untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT sebagai ibadah yang pahalanya terus mengalir. Ia juga menegaskan pentingnya memuliakan ilmu. “Ilmu dalam Islam adalah sesuatu yang mulia, karena itu harus diperlakukan secara mulia pula, dimulai dari niat yang baik hingga menjaga adab lahiriah,” tegasnya.
Ia secara khusus mengapresiasi penampilan para santri yang mengenakan imamah dan jubah, sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi keilmuan Islam.
Mengkaji Makna ‘Ma’had Tarbiyah’ dan Prioritas Ilmu Pokok
Lebih mendalam, TGB mengajak seluruh hadirin untuk memahami esensi dari nama lembaga, ‘Ma’had Tarbiyah Dakwah Islamiyyah’. Ia memaknai ‘Ma’had’ sebagai simbol dari menjaga, amanah, dan konsistensi, sementara ‘Tarbiyah’ adalah proses pendidikan bertahap yang harus dilandasi kasih sayang.
Di akhir penyampaiannya, TGB menekankan pentingnya memprioritaskan ilmu-ilmu pokok (al-‘ulum al-asasiyyah) dalam kurikulum pendidikan setiap muslim. “Setiap muslim harus memprioritaskan ilmu-ilmu pokok, yaitu ilmu akidah, ilmu ibadah, dan ilmu akhlak. Ketiganya merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan beragama yang benar dan seimbang,” pungkasnya.
Sebagai simbol eratnya silaturahmi dan upaya penguatan ukhuwah keilmuan lintas negara, TGB menyerahkan cendera mata berupa hizib serta sejumlah karya tulisnya kepada pihak Ma’had Tarbiyah Dakwah Islamiyyah. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan dan membuka pintu kerja sama ke depan antara lembaga pendidikan di Indonesia dan Thailand Selatan. (r)


