Dompu (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Dompu meniadakan pelaksanaan kegiatan Car Free Day (CFD) selama Ramadan. Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memanfaatkan trotoar dan pinggir jalan untuk menjajakan menu buka puasa atau takjil selama Ramadan.
“Kita rencananya menggelar bazar ramadan di Jalan Soekarno – Hatta, tetapi kebanyakan UMKM lebih memilih jualan depan rumah masing – masing. Karena mereka merasa kesulitan angkut dagangan saat puasa,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dompu, Ir. H. Armansyah, M.Si., dikonfirmasi pada Minggu, 22 Februari 2026.
Pihaknya masih mengkomunikasikan dengan pelaku UMKM, untuk pelaksanaan kegiatan bazar Ramadan. Kegiatan ini bisa saja disatukan dengan pasar murah untuk beberapa kebutuhan bahan pokok dalam membantu masyarakat.
Kegiatan bazar ini kata dia,bisa dilakukan saat kegiatan safari Ramadan seperti yang dilakukan tahun 2025. Untuk mendukung itu, tidak hanya dengan UMKM, tetapi juga bekerja sama dengan Bulog untuk menyediakan beras murah dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. Seperti minyak goreng, terigu, gula dan lainnya. “Kalau dari anggaran kita tahun ini minim. Kita masih komunikasikan dengan pelaku UMKM dan lainnya,” jelasnya.
Jalan Nusantara Kelurahan Bada menjadi area pelaku UMKM menjajakan makanan menu buka puasa di Dompu. Sepanjang jalan ini cukup ramai, termasuk di sepanjang Jalan Karijawa dan Komplek Masjid Raya Dompu. Berbagai menu takjil tersedia, termasuk lauk pauk untuk buka puasa dan sahur juga tersedia. (ula)


