spot_img
Selasa, Februari 24, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMPemkot Mataram Perkuat Sistem Peringatan Dini Banjir Selama Musim Hujan

Pemkot Mataram Perkuat Sistem Peringatan Dini Banjir Selama Musim Hujan

 

Mataram (suarantb.com) – Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat strategi peringatan dini di tengah intensitas hujan yang mengguyur Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Dinas Kominfo Kota Mataram, H. Muhammad Ramadhani, mengatakan pemantauan debit air dilakukan secara berjenjang melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram. Informasi ketinggian air di sejumlah pintu air yang mengarah ke Kota Mataram diteruskan secara cepat melalui platform digital.

Untuk koordinasi kondisi cuaca, dinas terkait memanfaatkan Grup WhatsApp Siaga Bencana yang beranggotakan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Biasanya Dinas PU memperbarui data debit air dan diteruskan ke grup. Di situ ada BPBD, DLH, Disperkim, serta camat dan lurah. Diinformasikan status terkait ketinggian air di pintu air di wilayah hulu,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Ia menambahkan, perhatian khusus diberikan pada perkembangan debit air di tiga sungai yang melintasi Kota Mataram. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keselamatan warga dari potensi banjir dan luapan air yang kerap terjadi saat musim penghujan.

Informasi yang diterima dari wilayah hulu selanjutnya diproses di Command Center untuk segera dilaporkan kepada pimpinan daerah. Menurut Ramadhani yang akrab disapa Dhani, kecepatan arus informasi menjadi faktor krusial agar pemerintah dapat segera mengambil langkah teknis apabila status ketinggian air mencapai kategori waspada atau siaga.

Sementara itu, untuk penyebarluasan informasi kepada masyarakat, pemerintah masih mengandalkan media sosial resmi serta kanal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna menyampaikan prakiraan cuaca dan peringatan dini.

Selain penguatan koordinasi internal, masyarakat juga didorong memanfaatkan layanan darurat Call Center 112. Layanan tersebut terhubung langsung dengan OPD teknis untuk menindaklanjuti laporan warga di lapangan secara cepat.

Kendati demikian, mantan Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Mataram itu mengakui masih terdapat tantangan dalam mempopulerkan kanal pengaduan seperti SP4N-LAPOR! di kalangan masyarakat.

“Itu memang tugas kami untuk terus menyosialisasikan serta melatih operator 112 dan SP4N-LAPOR! agar memahami standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganannya. Karena dalam kebencanaan tidak boleh ada jeda,” tegasnya.

Selain aspek teknis, Pemerintah Kota Mataram juga mewaspadai potensi penyebaran informasi bohong atau hoaks yang kerap muncul di media sosial saat cuaca buruk terjadi.

“Masyarakat kami minta tetap tenang dan hanya merujuk pada informasi dari kanal resmi pemerintah untuk menghindari kepanikan yang tidak perlu,” pungkasnya. (pan)



IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO