Kamis, April 16, 2026

BerandaNTBKOTA MATARAMGencarkan Patroli Gabungan

Gencarkan Patroli Gabungan

 

DALAM rangka menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) selama bulan Ramadan, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan, menggencarkan patroli gabungan bersama tiga pilar, yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Kegiatan tersebut turut didampingi masing-masing kepala lingkungan.

Langkah ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Wali Kota Mataram tentang imbauan menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan khusyuk.

Lurah Taman Sari, Doddy Rupawan, mengatakan patroli dilaksanakan secara menyeluruh di seluruh wilayah kelurahan, meliputi fasilitas umum, titik-titik rawan, ruas jalan, hingga rumah kos.

“Semua lokasi di wilayah Kelurahan Taman Sari kami sisir, mulai dari jalanan hingga kompleks lingkungan. Patroli ini kami lakukan secara rutin sesuai jadwal yang telah ditentukan,” ujarnya, Senin (3/3).

Menurut Doddy, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan umumnya dipicu aktivitas remaja pada malam hingga dini hari. Bentuknya beragam, mulai dari balap motor liar, balap lari, perang sarung, hingga taruhan panco yang berpotensi menimbulkan keributan.

Untuk meminimalkan potensi tersebut, pihak kelurahan membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang terdiri atas unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satlinmas. Selain itu, dibentuk pula Satgas Kerukunan Warga yang melibatkan tokoh masyarakat dan unsur lingkungan guna memperkuat pengawasan berbasis partisipasi warga.

“Satgas Kerukunan Warga kami libatkan agar pengawasan tidak hanya mengandalkan aparat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Dengan begitu, pencegahan bisa dilakukan lebih cepat,” jelasnya.

Ia menyebutkan sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi balap motor dan aktivitas serupa, di antaranya Jalan Panji Tilar depan Museum NTB, Jalan Energi, serta beberapa ruas jalan di dalam kompleks perumahan yang relatif sepi pada malam hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejumlah remaja yang terjaring patroli diketahui berasal dari luar wilayah Kelurahan Taman Sari. Mereka memanfaatkan kondisi jalan yang lengang untuk melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban.

“Saat patroli kemarin, kami menemukan anak-anak dari luar wilayah yang melakukan balap lari dan perang sarung. Langsung kami bubarkan dan berikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” ungkap Doddy.

Ia menegaskan, patroli akan terus digencarkan hingga akhir Ramadan, terutama pada jam-jam rawan setelah salat tarawih dan menjelang sahur. Pihaknya juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.

“Ramadan seharusnya menjadi momentum untuk memperbanyak ibadah dan kegiatan positif. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketenteraman wilayah,” pungkasnya. (pan)

 

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO