Selasa, April 14, 2026

BerandaNTBKOTA MATARAMRevitalisasi Drainase Jadi Prioritas

Revitalisasi Drainase Jadi Prioritas

PEMERINTAH Kelurahan Dayan Peken, Kecamatan Ampenan, memfokuskan usulan dalam Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) 2027 pada sektor infrastruktur, khususnya perbaikan saluran drainase dan revitalisasi jalan lingkungan.

Lurah Dayan Peken, Mujtahidin, mengatakan persoalan drainase menjadi perhatian utama lantaran kerap memicu genangan air saat musim hujan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi merusak infrastruktur jalan serta menimbulkan persoalan kesehatan lingkungan.

Menurutnya, pada MPBM tahun ini telah diusulkan revitalisasi saluran drainase yang membentang dari Jalan Banda hingga Jalan Koperasi. Usulan tersebut telah ditindaklanjuti oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui peninjauan langsung ke lokasi.

“Perbaikan nanti dari Dinas PUPR karena sudah turun mengecek lokasi,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, sistem drainase di wilayah Dayan Peken saat ini belum mampu menampung debit air secara optimal, terutama saat curah hujan tinggi. Hal ini disebabkan oleh adanya sedimentasi yang menumpuk di saluran serta dimensi drainase yang relatif kecil dibandingkan volume aliran air yang masuk.

“Rata-rata semua lingkungan mengusulkan perbaikan drainase, karena wilayah kami terhubung dengan tiga kelurahan lain, tetapi hanya ditampung oleh satu saluran drainase saat hujan,” jelasnya.

Kondisi tersebut menyebabkan air kerap meluap dan menimbulkan genangan di sejumlah titik. Meski genangan biasanya tidak berlangsung lama dan cepat surut setelah hujan reda, namun frekuensi kejadian yang cukup sering membuat masyarakat merasa terganggu.

Selain drainase, pemerintah kelurahan juga mengusulkan revitalisasi jalan lingkungan untuk mendukung aksesibilitas warga. Namun, pengerjaan jalan tersebut direncanakan baru dapat direalisasikan pada 2027, menyesuaikan dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.

Di luar sektor infrastruktur, usulan juga datang dari bidang kesehatan dan lingkungan. Di antaranya adalah penambahan sarana dan prasarana Posyandu, seperti alat timbang balita, guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Program pengelolaan sampah juga tetap menjadi perhatian dan masuk dalam usulan wajib sebagai upaya menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.

Mujtahidin menambahkan, seluruh usulan yang dihimpun merupakan hasil dari musyawarah tingkat lingkungan yang kemudian disaring di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Ia berharap, usulan prioritas yang diajukan, khususnya pembangunan dan normalisasi drainase, dapat segera direalisasikan, bahkan jika memungkinkan sebelum 2027. Dengan demikian, permasalahan genangan air yang selama ini terjadi dapat teratasi secara menyeluruh.

“Harapan saya, pembangunan drainase bisa terlaksana lebih cepat agar tidak terjadi lagi genangan dan luapan air,” pungkasnya. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO