Selasa, April 28, 2026

BerandaPOLHUKAMPOLITIKDewan Targetkan Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk Harus Rampung Mei

Dewan Targetkan Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk Harus Rampung Mei

Mataram (Suara NTB) – Komisi IV DPRD NTB yang membidangi urusan infrastruktur memberikan atensi serius terhadap progres pengerjaan proyek jalan Provinsi di ruas jalan Lenangguar-Lunyuk, Kabupaten Sumbawa. Pasalnya proyek tersebut sebelum sempat macet dan lewat waktu penyelesaiannya.

Anggota KomisiIV Fakhrudin menyampaikan bUwa pihaknya pada pekan lalu pernah turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait dengan progress pengerjaan jalan tersebut. Kunjungan tersebut bertujuan memeriksa pengerjaan proyek yang dijalankan oleh kontraktor sesuai regulasi.

Adapun hasil temuan lapangannya pada saat itu, Fakhruddin mengaku bawah pihaknya melihat progres pengerjaan jalan tersebut sudah berjalan sesuai regulasi. “Jadi bendera (kontraktor) tetap sama, cuman dengan orang yang berbeda,” ujarnya Fakhruddin yang dikonfirmasi seusai Rapat Paripurna DPRD NTB, Senin (27/04).

Ia pun menilai proyek yang dikerjakan sudah bagus dan baik, serta kontraktor sudah menentukan akan ada batas waktu yang telah ditetapkan supaya proyek tersebut rampung di bulan mei bulan depan. “Jadi yang pertama pengerjaanya sudah bagus, kedua mereka sudah berjanji bahwa 20 mei 2026 bulan depan sudah tuntas,” jelasnya.

Lebih lanjut Fakhruddin menambahkan bahwa batas waktu yang sudah ditentukan merupakan waktu yang pas karena mereka sudah berani menjanjikan batas waktu dengan hasil yang maksimal. “Saya pikir itu sudah cukup waktunya, dan PK nya juga saya tanya kemarin sebelum 20 mei itu sudah rampung semuanya,” ungkapnya.

Dikatakannya juga selain proyek yang sudah berjalan baik tapi masih ada juga beberapa hal yang nenjadi catatan terkait progress proyek yang di lenangguar tersebut. Dimana kontraktor harus tetap serius mengerjakan proyek tersebut karena masyarakat yang akan memanfaatkan jalan tersebut adalah masyarakat sekitar dan masyarakat umum terutama masyarakat NTB.

Ia pun dengan tegas akan memberikan sanksi tegas apabila pengerjaan proyek tersebut sampai mengalami penundaan kembali seperti sebelumnya, dikarenakan masyarakat sudah lama ingin memaksimalkan penggunaan jalan tersebut. “Pidanakan saja kalau memang gak selesai,” tegasnya.

Ia pun menyebutkan jika anggaran untuk pengerjaan proyek jalan Lenangguar-Lunyuk tersebut sudah menghabiskan dana banyak, dan itu semua sudah ditanggung oleh negara. “Jadi anggaran negara sudah habis begitu banyak Rp19 miliar, pekerjaan ini jangan main-main aja, padahal itu kebutuhan masyarakat di Lunyuk, dan jalur ini sudah cukup bagus,” ungkapnya.

Fakhruddin juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, yang masih menjadi kendala hanya belum rampungnya proyek tersebut karena terkendala cuaca dan itu yang menjadi penghambat pengerjaanya seperti yang disampaikan kontraktor. “Belum selesai aja, karena dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat,” jelasnya.

Pihaknya mendorong kontraktor untuk segera merampungkan pekerjaan tersebut sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan, dan untuk konsekewensi menurutnya adalah tanggung jawab yang harus diambil, ketika pekerjaan tidak sesuai dengan waktu yang ada. “Kami dari komisi IV sudah mengingatkan itu, konsekwensi hukumnya harus jelas itu,” pungkasnya. (ndi)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO