Kamis, April 30, 2026

BerandaNTBLOMBOK BARATPelaku Usaha Apresiasi Bupati Lombok Barat, Sengigigi Kini Bersih dan Tertata Pasca-Penertiban...

Pelaku Usaha Apresiasi Bupati Lombok Barat, Sengigigi Kini Bersih dan Tertata Pasca-Penertiban Perahu Nelayan

 

Giri Menang (Suara NTB) – Kawasan Sengigigi, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mulai tertata dan bersih dari perahu nelayan. Persoalan perahu yang menjadi keluhan klasik pengunjung dan pelaku usaha di kawasan tersebut kini sudah tertangani melalui langkah penertiban yang dilakukan Pemkab Lobar. Upaya ini pun mendapatkan apresiasi dari kalangan para pengusaha.

Untuk memastikan kondisi kawasan pariwisata ternama itu bersih dari perahu nelayan pascapenertiban beberapa waktu lalu, Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini, ST.,MT., pun turun langsung memantau kawasan wisata Pantai Senggigi, Rabu (29/4/2026). Bupati didampingi dinas terkait, Camat Batulayar dan Kepala Desa Senggigi melihat secara langsung kondisi Pantai Senggigi yang kini terlihat lebih rapi dan bersih dari jejeran perahu yang sebelumnya memadati kawasan wisata tersebut.

“Penataan ini penting agar Pantai Senggigi kembali menjadi destinasi yang nyaman bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, penertiban ini perlu dilakukan karena keberadaan perahu di area wisata ini dinilai mengganggu pemandangan dan aktivitas para wisatawan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemda untuk mengembalikan citra positif pariwisata Senggigi.

“Setelah dilakukan penertiban, ini kan pantai sudah bersih. Jadi, Pemerintah Desa Senggigi maupun perusahaan sekitar lokasi agar memanfaatkan kondisi ini untuk mendirikan beberapa tenda hias payung atau sejenisnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kembalinya perahu nelayan dikawasan ini,” pinta Bupati.

General Manager (GM) Holiday Resort Lombok I Ketut Murta Jaya Kusuma, S.Tr.Par.,CHA., mengapresiasi langkah Pemkab dalam hal ini Bupati yang konsisten memperhatikan kawasan Sengigigi. Termasuk salah satunya melalui upaya penertibkan perahu di kawasan itu, karena menurutnya baru sekarang Pemda mampu menertibkan perahu dikawasan tersebut. “Kita apresiasi karena baru sekarang pemda mampu melakukan penertiban perahu ini,”kata Ketut yang dikonfirmasi terpisah pada Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, penataan perahu nelayan ini bagus untuk menjadikan Pantai Senggigi lebih bersih dan rapi. Dampaknya pun akan dirasakan dalam jangka panjang ke depan. Namun demikian ia berharap perlu dilanjutkan dengan penataan pedestrian yang sudah ada dari Meninting sampai Mangsit. Area Dusun Mangsit terdiri dari hotel-hotel besar dan wisatawannya mayoritas internasional, namun pedestrian belum ada sehingga wisatawan yang menelusuri pinggir jalan terancam keselamatannya.

Di sisi lain, Ketua Senggigi Hotels Association (SHA) ini berharap moratorium izin minuman beralkohol harus ditanggapi serius Pemkab. Pasalnya sejauh ini belum ada tanggapan serius dari Pemda Lobar sehingga terkesan tidak peduli akan kebutuhan pengusaha pariwisata dan juga kenyamanan wisatawan.

“Wisatawan yang notabene banyak dari mancanegara memiliki pilihan terbatas untuk menikmasi minuman beralkohol. Mungkin strategi pemda mau wisata halal di Senggigi,” selorohnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Senggigi, Mastur, S.E., menyatakan komitmennya untuk menjaga kebersihan pantai. “Penertiban ini bertujuan agar pantai Senggigi lebih rapi. Sebagai tindak lanjut, kami siap menambah petugas kebersihan khusus di area pesisir agar sampah kiriman maupun sisa aktivitas wisata bisa langsung ditangani dengan baik,” tandasnya. (her)

 

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO