Taliwang (Suara NTB) – Jumlah penerima beasiswa pelatihan mekanik alat berat bertambah. Program yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bekerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dan United Tractor School (UT School) memberangkatkan 24 peserta dari jumlah sebelumnya 16 orang.
“Memang ada tambahan 8 orang dan itu sudah kita berangkatkan pada tanggal 29 April lalu,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB, Slamet Riadi, Minggu (3/5).
Delapan orang tambahan yang lolos mengikuti program beasiswa tersebut, langsung diambil dari hasil seleksi sebelumnya. Slamet mengakatakan, pihak PT AMNT dan UT School memanfaatkan data seleksi sesuai peringkat para peserta. “Jadi tidak ada seleksi lagi. Jumlah 24 orang itu adalah mereka yang tertinggi nilainya dari proses seleksi,” paparnya.
Ia menjelaskan, para peserta program beasiswa masih berada di Magelang, Jawa Tengah bersama peserta lainnya yang berasal dari Kabupaten Sumbawa. Mereka tengah menjalani program pembinaan mental dan fisik (Bintalsik) sebelum akhirnya kembali ke Jakarta, untuk mengikuti proses pendidikan dalam kelas di Kampus UT School. “Kami terus update kondisi peserta. Dan alhamdulillah semuanya sehat dan tetap bersemangat,” katanya.
Pemerintah KSB juga akan menyiapkan berbagai pelatihan. Salah satunya adalah akan menggelar pelatihan operator forklift. Selain pelatihan mekanik dan opetator alat industri, Slamet melanjutkan pihaknya akan memfasilitasi masyarakat yang telah memiliki keterampilan tetapi belum tersertifikasi. Menurut dia, sebenarnya ada banyak angkatan kerja lokal KSB yang memiliki keterampilan mengoperasikan berbagai peralatan industri dan keterampilan mekanik industri. Akan tetapi, mereka terkendala sertifikasi, sehingga kesulitan melamar pekerjaan ke perusahaan.
“Mereka akan kita fasilitasi mendapatkan lisensi atau sertifikat dengan bekerja sama lembaga sertifikasi yang diakui BNSP. Termasuk kita fasilitasi juga mendapatkan SIO (surat izin operasional) bagi yang punya skill operator alat berat,” imbuhnya.(bug)


