BerandaNTBUnram Kukuhkan Delapan Dokter Baru dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Ke‑56

Unram Kukuhkan Delapan Dokter Baru dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Ke‑56

Mataram (Suara NTB) – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram (FKIK Unram) meneguhkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan berkualitas melalui pelantikan dan pengambilan sumpah Dokter ke‑56 yang berlangsung di Auditorium dr. Yunita Sabrina FKIK Unram pada Senin, 25 Mei 2026. Sebanyak delapan dokter baru, terdiri atas dua laki‑laki dan enam perempuan, resmi diambil sumpahnya setelah dinyatakan lulus Hasil Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Dokter.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unram, Prof. Dr. Sitti Hilyana, M.Si., menekankan pentingnya dedikasi dokter baru untuk melayani masyarakat di seluruh pelosok, termasuk pulau‑pulau kecil di NTB. Ia mengingatkan bahwa profesi dokter bukan hanya tentang pelayanan kesehatan, tetapi juga kepedulian dan integritas. “Kami berharap para dokter baru ini mampu hadir di tengah masyarakat dengan empati serta komitmen moral yang tinggi,” ungkap Prof. Nana.

Dekan FKIK Unram, Dr. dr. Arfi Syamsun, SpKF., M.Si.Med., dalam sambutannya menitipkan tiga pesan penting kepada para dokter baru. Selalu mengingat sumpah dokter sebagai amanah moral dan profesional, menjunjung tinggi etika dan hukum dalam setiap praktik kedokteran, dan menjaga nama baik almamater Unram. “Satu kesalahan dapat mencoreng nama baik yang telah dibangun bersama. Karena itu, jagalah integritas dan kehormatan profesi,” tegasnya.

Selain itu, Dekan juga mendorong para lulusan untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik melalui Program Magister maupun Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang kini semakin beragam di FKIK Unram.

“Jangan berhenti belajar. Dunia kedokteran menuntut penguasaan ilmu yang terus berkembang. Kami berharap para dokter baru segera mengambil kesempatan untuk memperdalam kompetensi, baik di dalam negeri maupun luar negeri, sehingga dapat kembali memberi kontribusi lebih besar bagi masyarakat dan almamater,” pesannya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Dokter ke‑56 FKIK Unram yang berlangsung di Auditorium dr. Yunita Sabrina FKIK Unram pada Senin, 25 Mei 2026. (Suara NTB/ist)

Direktur RSUD Provinsi NTB, drg. H. Asrul Sani, M.Kes., menegaskan, rumah sakit tidak hanya menjadi wahana pelayanan, tetapi juga wahana pendidikan yang berperan penting dalam mencetak tenaga kesehatan berkualitas. Ia menekankan bahwa di era transformasi pembangunan kesehatan saat ini, ekspektasi masyarakat terhadap layanan medis semakin tinggi, sehingga diperlukan kepribadian luhur, empati, dan integritas dalam setiap pelayanan. “Harapan kami adalah agar kerjasama antara rumah sakit dan perguruan tinggi terus diperkuat. Pemerintah daerah siap berkolaborasi, termasuk dalam pembangunan pusat pendidikan dan layanan di RSUD Provinsi NTB,” ujarnya.

Prosesi ini menambah jumlah lulusan dokter Universitas Mataram menjadi 1.042 orang sejak pengambilan sumpah pertama kali dilaksanakan pada tahun 2009. Para lulusan telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang mengabdi di organisasi internasional. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi FKIK Unram dalam mendidik calon dokter melalui jejaring rumah sakit pendidikan utama RSUD Provinsi NTB, Rumah Sakit Pendidikan Unram, rumah sakit jejaring di Lombok, serta berbagai wahana pendidikan lainnya yang memperkuat kompetensi lulusan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Dokter ke‑56 ini sekaligus menegaskan komitmen FKIK Unram dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul, berintegritas, dan adaptif. Dengan dukungan jejaring rumah sakit, wahana pendidikan, serta program lanjutan yang semakin beragam, Unram memastikan setiap lulusan tidak hanya siap menghadapi tantangan profesi, tetapi juga mampu mengemban amanah sumpah dokter dengan penuh dedikasi.

Sumpah yang diucapkan hari ini bukan sekadar simbol, melainkan pengikat komitmen untuk menjaga mutu, menjunjung tinggi etika, dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kehadiran dokter baru ini diharapkan memperkuat akses layanan medis, meningkatkan kualitas kesehatan di berbagai daerah, serta menjadi bagian penting dari upaya pembangunan bangsa yang berkelanjutan. (ron)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO