BerandaNTBDOMPUPetugas Penyelamat dan Klinik di Pantai Lakey Perlu Disiapkan

Petugas Penyelamat dan Klinik di Pantai Lakey Perlu Disiapkan


Dompu (Suara NTB) – Pemerintah daerah didorong untuk menghadirkan Lifeguard atau petugas penyelemat dan klinik kesehatan di kawasan wisata Pantai Lakey, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Dua fasilitas ini sangat penting untuk mendukung Lakey sebagai destinasi wisata selancar ombak kelas dunia.

Pada Mei 2026, terdapat 2 insiden yang menimpa pengunjung obyek wisata di Pantai Lakey. Satu diantarannya menimpa wisatawan mancanegara yang sedang beselancar di Lakey pada pertengah Mei. Wisman itu tidak sadarkan diri. Bule ini dirujuk ke Denpasar setelah sadar dan kondisinya membaik dirawat di RSUD Dompu. Satu lagi menimpa Rian, pengunjung asal Majalengka, Jawa Barat pada,Rabu (27/5) dan ditemukan meninggal pada Jumat (29/5) pagi setelah diseret arus laut.

Kedua insiden ini seharusnya tidak sampai berakibat fatal bila di kawasan wisata Lakey memiliki petugas penyelemat ppantai dan klinik kesehatan. Terlebih Lakey dikenal memiliki keindahan ombak untuk selancar dan sangat diminati oleh wisatawan mancanegara. Keindahan ombak ini, juga menyimpan ancaman bagi keselamatan. Karena Pantai Lakey memiliki arus dan ombak yang besar sebagai laut yang berbatasan dengan laut lepas Pantai Selatan.


“Dulu di Lakey ada lifeguard, tapi statusnya sukarelawan. Sekarang sudah bekerja di Kehutanan. Kita berharap pemerintah, bisa menyiapkan tenaga Lifeguard untuk Lakey. Apalagi Lakey ini masuk kawasan wisata super prioritas provinsi,” harap Hanafi, pelaku wisata Lakey, Jumat (29/5.


Selain tenaga lifeguard, Hanafi juga berharap ada perhatian pemerintah untuk rambu – rambu keamanan di setiap spot Pantai Lakey sebagai pengingat bagi pengunjung. “Di Lakey sampai saat ini, tidak ada papan pengingat soal batas – batas keamanan bagi pengunjung,” katanya.


Lakey sebagai kawasan wisata mancanegara dan selancar ombak juga belum memiliki klinik kesehatan. Padahal kawasan Lakey rentan terjadi insiden bagi peselancar maupun bagi pengunjung yang menikmati keindahan dan kebersihan pantai pasir putih ini. “Tolong disuarakan agar klinik kesehatan bisa dihadirkan di Lakey. Dari dulu kita suarakan, tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ungkapnya.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu, Zaenal Afrodi, S.Pd, M.Si., yang dihubungi terpisah mengakui, lifeguard atau petugas penyelamat dan klinik menjadi syarat utama untuk mendukung keberadaan kawasan wisata Pantai Lakey. Sejauh ini hanya bisa didiskusikan dan belum bisa direalisasikan karena keterbatasan anggaran dan kewenangan. “Di tengah keterbatasan anggaran kita, ditambah kawasan Lakey masuk kewenangan provinsi, itu yang cukup menyulitkan untuk kita masuk intervensi,” ungkap Zaenal.


Dengan du insiden kecelakaan ini, kata Zaenal Afrodi, akan menjadi penguat untuk bisa merealisasikan keberadaan lifeguard dan klinik kesehatan di kawasan Lakey. “Ini akan kami sampaikan ke Bupati dan kita berharap bisa diperjuangkan para anggota Dewan kita di provinsi,” harapnya. (ula)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO