Mataram (suarantb.com) —
Rumah Sakit Bhayangkara Mataram kembali mendapat perhatian dari kalangan internasional. Sejumlah perwakilan British Embassy Jakarta dan British Consulate Bali, Rabu (3/6/2026), melakukan kunjungan kerja ke rumah sakit tersebut.
Kunjungan berlangsung di ruang rapat RS Bhayangkara Mataram. Tim tamu terdiri dari HM Consul for British Consulate Bali Nigel Greetham, Pro Consul Sabrina Setyarini, serta Protect and Prepare Coordinator British Embassy Jakarta Thomas Beverly.
Kabid Dokkes Polda NTB Kombes Pol. dr. I Komang Tresna, Sp.OG (K), M.A.R.S., M.H.Kes., menyampaikan, pendampingan kegiatan dilakukan jajaran Biddokkes Polda NTB bersama manajemen rumah sakit, guna memastikan seluruh agenda berjalan lancar.
“Kunjungan ini menjadi momentum penting, untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama layanan kesehatan, khususnya bagi warga negara asing yang berada di wilayah NTB,” ujar Kombes Pol. dr. Tresna.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Konsulat Inggris menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan forensik atau mortuary RS Bhayangkara Mataram. Apresiasi itu terkait penanganan korban warga negara Inggris secara cepat, tepat, serta berbasis pendekatan ilmiah.
“Mereka menyampaikan terima kasih atas pelayanan forensik, yang selama ini diberikan Rumkit Bhayangkara Mataram terhadap warga negara Inggris,” katanya.
Selain menyampaikan apresiasi, delegasi Inggris juga menggali informasi terkait kesiapsiagaan saat terjadi bencana di NTB. Pembahasan mencakup jalur evakuasi korban warga asing, pola koordinasi lintas instansi, hingga mekanisme penanganan darurat.
“Mereka ingin mengetahui seperti apa sistem layanan saat terjadi kebencanaan, termasuk koordinasi antarinstansi dan proses evakuasi warga negara asing,” jelas Kombes Tresna.
Tak hanya itu, lanjut dr. Tresna, rombongan juga menanyakan prosedur pelayanan bagi warga asing, yang terlibat kasus hukum maupun membutuhkan layanan kesehatan spesialistik. Kapasitas rumah sakit serta kelengkapan sarana pendukung, turut menjadi perhatian dalam diskusi tersebut.
“Kapasitas layanan kesehatan, fasilitas penunjang, serta prosedur penanganan warga negara asing, menjadi bagian penting yang mereka pelajari dalam kunjungan ini,” ungkap dr. Tresna.
Kabar menggembirakan muncul dalam agenda tersebut. Pemerintah Inggris tengah mempertimbangkan RS Bhayangkara Mataram, masuk ke dalam situs resmi pemerintah Inggris, sebagai salah satu rumah sakit rujukan bagi warga negara Inggris, yang berada di Lombok dan NTB.
“Rencana pencantuman Rumkit Bhayangkara Mataram pada website resmi Pemerintah Inggris, tentu menjadi kebanggaan sekaligus pengakuan atas kualitas layanan yang selama ini dibangun,” pungkasnya. (r)


