BerandaNTBKOTA MATARAMPerlu Kolaborasi Lintas Sektor

Perlu Kolaborasi Lintas Sektor

WAKIL Ketua DPRD Kota Mataram, Hj. Istiningsih, S.Ag., menilai program penanganan stunting yang selama ini dijalankan Dinas Kesehatan Kota Mataram telah berjalan dengan baik. Namun, ia menekankan perlunya penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting yang masih mencapai lebih dari 1.000 anak di Kota Mataram.

Menurut Isti, berdasarkan hasil pengamatan dan laporan masyarakat, upaya penanganan stunting tidak dapat hanya mengandalkan Dinas Kesehatan semata. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat di wilayah yang terdampak.

“Dinas Kesehatan tidak mungkin bekerja sendiri. Karena itu, kolaborasi dengan masyarakat dan seluruh pihak terkait sangat penting agar program penanganan stunting dapat berjalan lebih maksimal,” ujarnya kepada Suara NTB melalui pesan WhatasApp, Jumat (12/6).

Ketua DPD PKS Kota Mataram ini menegaskan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang berkaitan langsung dengan kualitas generasi masa depan bangsa. Oleh sebab itu, penanganannya harus dilakukan secara lebih serius, komprehensif, dan melibatkan banyak pihak.

Menurut Isti, setiap program yang dijalankan harus memiliki alur yang jelas, pelaksanaan yang terstruktur, serta hasil yang terukur. Dengan demikian, keberhasilan program dapat dievaluasi berdasarkan kesesuaian antara target yang ditetapkan dan capaian di lapangan.

“Program yang baik harus direncanakan dengan matang, dilaksanakan secara terstruktur, dan memiliki indikator keberhasilan yang jelas,” katanya.

Isti mengingatkan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan hanya melalui satu kali intervensi. Berbagai faktor penyebab stunting memerlukan pendampingan dan upaya berkelanjutan agar hasil yang dicapai dapat optimal.

Untuk itu, ia mendorong keterlibatan lebih banyak komponen masyarakat, seperti kader di tingkat RT, kepala lingkungan, Tim Penggerak PKK, tokoh masyarakat, hingga berbagai lembaga kemasyarakatan di wilayah setempat.

“Kita harus menggerakkan seluruh elemen masyarakat agar faktor-faktor penyebab stunting dapat diminimalkan secara maksimal,” jelasnya.

Selain itu, Isti meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bahu-membahu melakukan aksi bersama dalam penanganan stunting, mulai dari akar permasalahan hingga upaya pencegahan dan pendampingan keluarga.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan angka stunting di Kota Mataram dapat terus ditekan sehingga kualitas sumber daya manusia di masa mendatang semakin baik. (fit)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO