Mataram (Suara NTB) – DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan 10 ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB definitif kabupaten/kota se-NTB periode 2026-2031. Dengan penetapan tersebut menjadi salah atau tonggak konsolidasi partai menjemput kemenangan pada pemilu 2029 mendatang.
Wakil ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTB, Akhdiansyah menyampaikan bahwa menilai komposisi pengurus 10 DPC yang sudah ditetapkan DPP PKB tersebut sebagai komposisi ideal menuju kemenangan PKB di NTB dibawah komando ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani.
“Insya allah team hijau bangkit dan menang dibawah pimpinan pak ketua DPW Lalu Hadrian Irfani akan terbangun sinergi dan solidaritas menuju kemenangan PKB di NTB,” kata Akhdiansyah saat dikonfirmasi pada Jum’at (12/6).
Menurut Akhdiansyah proses rekrutmen dengan formula profesional yang dilakukan oleh DPP dan DPW akan menjamin kualiats 10 ketua DPC definitif Kabupaten/Kota se-NTB itu.
“Ini garansi bahwa pimpinan partai PKB yang ada bukan hanya dikenal secara popoluritas, tapi juga sempurna secara kualitas. Dan semua ini dalam kerangka memenangkan PKB di NTB dibawah arahan dan petunjuk Lalu Hadrian Irfani ketua DPW PKB NTB,” ujar politisi yang akrab disapa guru To’i itu.
Penetapan 10 ketua DPC PKB se NTB itu adalah gambaran optimisme PKB untuk menjemput kemenagan di NTB. Jika diabaratkan PKB sebuah bus, maka ketua DPC sebagai sopirnya akan bertanggung jawab menentukan arah dan tujuan partai.
“Ibarat sebuah bus, maka ketua DPC adalah yang bertangung jawab akan arah dan tujuan partai. Maka tanggung jawab kemenangan 100 persen ada ditanganya karena DPP dan DPW sudah memberikan mandat untuk kerja pemenangan sebagai ketua DPC PKB,” ujarnya.
Namun demikian, lanjutk anggota DPRD NTB fraksi PKB itu mengingatkan bahwa kemenangan partai itu juga sangat ditentukan oleh disiplin ketua DPC dengan tetap mengikuti garis petunjuk (guidelines) yang telah ditentukan bersama-sama oleh DPP dan DPW PKB NTB.
“Insya Allah dengan tangan dingin dan pengalaman mumpuni ketua DPW PKB NTB, kami optimis kemenangan pemilu daerah dan nasional akan tercapai,” pungkasnya.
Diketahui 10 ketua DPC depinitif tersebut merupakan hasil rangkaian proses penjaringan, penyaringan hingga uji kelayakan dan kepatutan (UKK) yang dilaksanakan Tim Pembentukan Kepengurusan DPC PKB periode 2026-2031 berdasarkan mandat langsung dari Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar.
Total ada 36 calon ketua DPC se-NTB yang mengikuti UKK dalam dua tahapan. UKK tahap satu digelar 25 April 2026 dengan menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM). Mereka mengikuti asesmen dari aspek leadership, kepribadian, loyalitas, kemampuan dan intelektualitas dengan pendekatan ilmiah.
Sedangkan UKK tahap dua digelar 6 Mei 2026 dengan melibatkan petinggi DPP PKB. Tahap kedua lebih menitikberatkan pada aspek visi, misi, serta pendalaman komitmen politik.
Setelah melalui rangkaian proses dan tahapan organisasi yang cukup panjang itu, DPP PKB akhirnya menetapkan nama-nama Ketua Dewan Tanfidz terpilih DPC PKB 10 kabupaten/kota se-NTB. (ndi)

