Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Pemadam Kebakaran Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Sumbawa, mencatat dalam sepekan terakhir terdapat empat kasus kebakaran yang terjadi di beberapa wilayah di Sumbawa. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp657 juta.
“Hasil identifikasi lapangan rata-rata penyebab kebakaran akibat arus pendek listrik. Bahkan ada satu kejadian di Brang Biji kebakaran terjadi akibat korsleting listrik yang terjadi di mesin air yang dibiarkan hidup sepanjang hari,” kata Kadis Damkarmat, H. Sahabuddin kepada Suara NTB, pekan kemarin.
Ia merincikan, kejadian pertama terjadi di Desa Labuhan Mapin, tanggal 9 Juni 2026. Akibat kejadian tersebut satu unit rumah milik Jafar rata dengan tanah dengan kerugian materil ditaksir mencapai Rp7 juta dan tidak ada korban jiwa.
Kejadian kedua terjadi di Kelurahan Brang Biji, yang mengakibatkan satu unit rumah terbakar, Rabu (10/6) sekitar pukul 22.45 WITA dengan kerugian ditaksir sekitar Rp150 juta. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik mesin air dengan kondisi rumah yang kosong.
“Rumah yang ludes terbakar ini merupakan rumah, milik Edi Bahtiar dan pada saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong,sehingga tidak ada satupun barang yang bisa diselamatkan,” jelasnya.
Kejadian ketiga terjadi di Desa Labuhan Kuris, kecamatan Lape, Jumat (12/6) sekitar pukul 17.54 WITA. Dalam kejadian tersebut, satu unit rumah ludes terbakar dan satu unit lainnya hanya terdampak dengan total kerugian mencapai Rp300 juta.
Kejadian keempat terjadi di desa Lenangguar, kecamatan Lenangguar, Sabtu (13/6) sekitar pukul 13.30 wita. Akibat kejadian tersebut dua unit rumah milik H. Saifuddin dan Subekti Saputra ludes terbakar. Selain itu terdapat dua unit rumah yang terbakar milik Junaidi dan Hasbullah dengan kerugian sekitar 5 persen.
“Penyebab kebakaran karena korsleting listrik dan pada saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong lantaran pemilik rumah masih berada di kebun,” urainya.
Hasil investigasi terhadap kasus kebakaran yang terjadi di Sumbawa lantaran arus pendek listrik akibat instalasi yang sudah berumur. Pihaknya pun sudah mengimbau masyarakat untuk memperhatikan instalasi listrik mereka masing-masing untuk menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan.

