BerandaPENDIDIKANLima Bulan TPG Guru Agama Belum Cair

Lima Bulan TPG Guru Agama Belum Cair


Mataram (Suara NTB) – Guru agama di Kota Mataram, masih harus gigit jari. Pasalnya, tunjangan profesi guru (TPG) mereka belum cair.


Sekretaris Persatuan Guru Agama (PGA) Kota Mataram, Abdurrahman mengungkapkan pihaknya telah menggelar audiensi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, untuk mencari titik terang terkait pembayaran tunjangan profesi guru. Meski sempat membuahkan hasil dengan cairnya TPG bulan Januari, sisa tunjangan bulan berikutnya masih mandeg.


“Hasilnya Kemenag kota Mataram saat itu hanya mampu menyanggupi (untuk) mencairkan TPG satu bulan yakni Januari. Sedangkan, sisanya menunggu dana dari pusat yang ternyata hingga hari ini tidak kunjung cair,” ujar Abdurrahman saat dikonfirmasi Suara NTB, Selasa (23/6).


Menurut Abdurrahman, para guru agama kini berada dalam posisi pasif dan terus menunggu kejelasan terkait hak mereka yang tersendat selama lima bulan.


Berdasarkan informasi terbaru yang ia terima, TPG tersebut rencananya akan dicairkan pada bulan Juli atau Agustus mendatang. Kendati demikian, pihaknya belum bisa bernapas lega karena janji serupa sudah terlalu sering disampaikan tanpa ada realisasi nyata. “Saat ini kabupaten/kota yang lancar dibayarkan TPG oleh Kemenag adalah Lombok Barat dan Lombok Timur. Sedangkan, kabupaten/kota yang lain masih belum terbayarkan termasuk Kota Mataram,” sebutnya.


Ia menambahkan, nasib guru agama di Kota Mataram sama dengan guru agama di Lombok Tengah, juga masih terkatung-katung menunggu kepastian.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, H. Hamdun justru memberikan angin segar mengenai adanya sinyal positif dari tingkat pusat untuk pembayaran tunjangan profesi guru.

Hamdun menyebutkan bahwa ada penambahan anggaran di lingkungan Kemenag RI yang mencapai Rp40 triliun lebih. Anggaran tersebut rencananya akan difokuskan untuk peningkatan kesejahteraan guru dan dosen, serta perbaikan sarana pendidikan keagamaan di Indonesia.
“Cuma itu baru di pusat. Kita berharap implikasinya itu sampai ke daerah,” ujarnya.


Hamdun menuturkan, TPG untuk guru agama PNS sebenarnya sudah tersalurkan hingga bulan April. Mandegnya pencairan selama lima bulan ini, justru dialami oleh guru agama yang baru lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025.


“Jadi kita sambil menunggu pencairan, sehingga kita minta guru tetap profesional untuk mengajar karena itu kewajiban mereka. Dan, pasti akan dibayarkan hanya masalahnya tunggu anggaran,” pungkasnya. (sib)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO