PEMERINTAH Kelurahan Sapta Marga, Kecamatan Cakranegara, terus memperketat pengawasan terhadap rumah kos sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pemilik rumah kos, induk semang, dan kepala lingkungan diimbau lebih aktif mengawasi aktivitas penghuni guna mengantisipasi potensi tindak kriminal, termasuk kepemilikan senjata tajam dan gangguan keamanan lainnya.
Lurah Sapta Marga, Gusti Bagus Ryan Winardi, mengatakan pengawasan terhadap rumah kos tidak hanya mengandalkan aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif pemilik kos dan kepala lingkungan. Imbauan tersebut rutin disampaikan melalui para kepala lingkungan agar diteruskan kepada masyarakat.
“Kalau imbauan tetap kami sampaikan melalui kepala lingkungan masing-masing agar diteruskan kepada pemilik rumah kos maupun masyarakat,” ujarnya, Jumat (26/6).
Selain memberikan imbauan, Kelurahan Sapta Marga secara rutin menggelar patroli ke sejumlah rumah kos. Kegiatan tersebut difokuskan pada lingkungan yang memiliki konsentrasi rumah kos cukup banyak karena dinilai memiliki tingkat mobilitas penduduk yang lebih tinggi.
Menurut Ryan, patroli dilakukan dengan melibatkan unsur tiga pilar, yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Pelaksanaan patroli dilakukan secara bergilir dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Ia menjelaskan, patroli bersifat kondisional dan akan lebih diintensifkan pada momen-momen tertentu, seperti menjelang bulan Ramadan, saat terdapat arahan khusus dari Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, maupun ketika muncul potensi gangguan keamanan di lingkungan.
“Patroli kami laksanakan secara kondisional. Misalnya menjelang Ramadan, ada arahan dari Bapak Wali Kota, atau ketika ada kondisi yang memerlukan peningkatan pengawasan,” katanya.
Selain melakukan patroli, petugas juga memberikan edukasi kepada penghuni rumah kos agar mematuhi aturan yang berlaku, menjaga ketertiban lingkungan, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
Berdasarkan data Kelurahan Sapta Marga, dari tujuh lingkungan yang ada, Lingkungan Karang Jangu menjadi kawasan dengan jumlah rumah kos terbanyak. Hal itu dipengaruhi oleh luas wilayah yang lebih besar dibandingkan enam lingkungan lainnya.
“Di lingkungan lain juga cukup banyak rumah kos, tetapi yang paling banyak berada di Karang Jangu karena wilayahnya memang lebih luas,” ujarnya.
Ryan berharap sinergi antara pemerintah kelurahan, aparat keamanan, kepala lingkungan, serta pemilik rumah kos dapat terus diperkuat. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama akan lebih efektif dalam mencegah potensi tindak kriminal dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kelurahan Sapta Marga. (pan)

