Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota Bima memastikan ketersediaan air bersih di seluruh wilayah masih relatif aman meski musim kemarau. Hingga kini, belum ada penetapan status kekeringan karena pasokan air baku di 41 kelurahan masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Langkah antisipasi telah disiapkan apabila kondisi cuaca berubah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bima, Nazamuddin mengatakan pelayanan air bersih saat ini masih bersifat antisipatif. Pihaknya membangun sinergi dengan Dinas Sosial untuk merespons secara cepat, apabila terdapat wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.
“Terkait pelayanan air bersih, sampai saat ini Kota Bima belum ada penetapan status apa pun karena kondisinya masih cukup normal. Pelayanan yang dilakukan adalah sinergi BPBD dengan Dinas Sosial untuk menangani kebutuhan air bersih yang sifatnya mendesak,” ujarnya, Senin (29/6)
Menurut Nazamuddin, kondisi ketersediaan air baku tahun ini masih lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Seluruh wilayah di 41 kelurahan belum mengalami gangguan serius akibat musim kemarau, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat masih terpenuhi.
Meski kondisi saat ini masih terkendali, BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, cuaca belakangan sulit diprediksi sehingga pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi apabila terjadi kekeringan yang berdampak pada ketersediaan air bersih.
“Kita tidak bisa memprediksi kondisi cuaca. Yang jelas kita selalu siaga menyiapkan langkah dan strategi jika terjadi kondisi kritis akibat kekeringan di Kota Bima. Musim sekarang juga tidak menentu,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, agar penanganan dapat segera dilakukan apabila ada wilayah yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih. (hir)

