BerandaNTBSUMBAWASOTK Rampung, Pengoperasian Labkesmas Tinggal Menunggu Izin

SOTK Rampung, Pengoperasian Labkesmas Tinggal Menunggu Izin


Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di RSUD Sering, sudah selesai disusun. Pengoperasiannya pun menunggu izin operasional dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).


“Peraturan bupati tentang SOTK sudah ada termasuk analisa jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK) untuk tenaganya, tinggal kita menunggu izin operasionalnya saja,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, kepada Suara NTB, Rabu (1/7).
Pihaknya bersama dengan DPM PTSP, juga sudah turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi dokumen dan fisik bangunan jelang penerbitan izin operasional. Ia berharap izin operasionalnya segera terbit, sehingga Labkesmas bisa segera beroperasi.


“Sudah ada kita tempatkan kepala UPT nya termasuk staf, tinggal kita menunggu izin operasionalnya saja. Labkesmas ini nantinya akan menjadi UPT meskipun belum BLUD,” ujarnya.


Selain izin operasional, pihaknya juga masih menunggu distribusi alat pengujian dari pemerintah pusat. Pemerintah pusat juga sempat dijanjikan droping alat akan dilakukan akhir tahun 2025, karena adanya pergeseran anggaran sehingga diharapkan bisa terealisasi tahun 2026.


Sarip mengaku, keberadaan labkesmas tersebut sangat strategis dalam memperkuat sistem layanan kesehatan bagi masyarakat,terutama dalam hal pemeriksaan laboratorium yang terstandar dan terintegrasi.


“Sekarang masih dalam proses legalisasi di kementerian, kedepannya kami mendorong agar labkesmas ini menjadi UPT yang mandiri, berada langsung di bawah Dinas Kesehatan (Dikes),” ujarnya.


Ia menyebutkan, Labkesmas dirancang sebagai pusat laboratorium kesehatan yang secara teknis akan membawahi semua laboratorium di wilayah Sumbawa. Bahkan tidak hanya sebagai laboratorium milik pemerintah, melainkan juga bisa digunakan oleh swasta.


“Kami akan menjadikan Labkesmas sebagai simpul koordinasi dan pengawasan mutu laboratorium secara menyeluruh,” ucapnya.
Terbentuknya UPT Labkesmas kata dia, ia berharap pelayanan laboratorium bisa meningkat dari sisi mutu, kecepatan, serta jangkauan. Artinya, Labkesmas tidak hanya untuk mendukung kebutuhan rumah sakit dan puskesmas, tetapi juga sebagai referensi laboratorium bagi masyarakat umum dan institusi lainnya.


“Labkesmas ini kita harapkan sebagai garda terdepan dalam mendeteksi penyakit menular, pemeriksaan lingkungan, serta pemantauan kesehatan masyarakat dan menjadi rujukan utama layanan laboratorium di daerah,” demikian kata Sarip. (ils)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO