Tanjung (Suara NTB) – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Lombok Utara (KLU) memastikan untuk ambil bagian dalam Porprov NTB, 16-25 Juli 2026 mendatang. Kendati tidak menargetkan status juara, PBVSI berharap keikusertaan Tim Voli KLU dapat menyuguhkan persaingan dengan Tim Voli Kabupaten/Kota di NTB.
Ketua PBVSI KLU, Artadi, S.Sos., Kamis (2/7/2026) mengatakan, persiapan Tim Voli KLU untuk berlaga di ajang Porprov telah berproses secara signifikan. Pihaknya sudah melakukan proses seleksi setidaknya dari 6 bulan lalu.
“Untuk atlet Voli Lombok Utara yang berlaga di Porprov, kita sudah siapkan tahapan mulai dari seleksi hingga TC (training center). Porprov sudah kita seleksi kurang lebih dari 6 bulan yang lalu,” ungkap Artadi.
Ia menyebutkan, proses seleksi Tim Voli menarik antusiasme tinggi dari kalangan generasi muda Lombok Utara. Sekitar 70 orang tercatat mendaftarkan diri dari berbagai klub maupun asal sekolah. Rata-rata calon atlet voli tersebut berusia antara 17-18 tahun.
Anggota Komisi III DPRD KLU ini menjelaskan, seleksi calon atlet voli kelahiran 2008-2009 tersebut dilakukan secara ketat. Selain syarat postur/tinggi badan, kemampuan fisik serta ketangkasan olah bola juga menjadi pertimbangan.
“Sehingga dari 70 orang yang daftar, seleksi mengerucut pada 18 prang atlet saja,” imbuhnya.
Menurut dia, hal mendasar yang akan dipupuk dalam pembinaan atlet muda Voli Lombok Utara ini adalah semangat juang. Selama mengikuti pertandingan, seluruh atlet harus menanamkan kepercayaan diri, tidak apriori terhadap hasil akhir, tetapi mempertunjukkan kemampuan terbaik. Tim voli diharapkan bisa meminimalisir kesalaha. Selama bertanding, serta meningkatkan kekompakan dalam ritme permainan.
Lebih penting daripada hasil akhir kata Artadi, adalah pembelajaran akan sikap mental, serta para atlet memiliki pengalaman dalam even-even resmi.
Menurut dia, membentuk pakem Tim Voli KLU yang betul-betul bersaing bukanlah langkah yang mudah. PBVSI perlu melakukan pembinaan berjenjang dan berkelanjutan melibatkan stakeholder. Even resmi maupun pertandingan tarkam, kegiatan ekstra kurikuler sekolah diperlukan bergerak secara simultan untuk mendukung pembinaan yang menyeluruh.
“Dengan lebih seringnya generasi muda kita open turnamen, mereka akan memiliki pengalaman dan kemampuannya terasah. Insya Allah kita akan persiapkan atlet voli KLU dengan baik,” tandasnya. (ari)

