Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan readines criteria (RC) atau kriteria kesiapan sebagai lokasi pembangunan sekolah rakyat sudah tidak ada persoalan. Capain ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendukung program tersebut.
“Kami sangat bersyukur karena dokumen RC telah dinyatakan clean and clear. Ini berarti seluruh persyaratan administrasi dan kesiapan yang dibutuhkan untuk pelaksanaan program tersebut telah terpenuhi,” kata Bupati Sumbawa,Ir.H. Syarafuddin Jarot usai bertemu dengan Kementerian PUPR di Jakarta.
Jarot melanjutkan,rapat koordinasi di Kementerian Pekerjaan Umum RI tersebut, dalam rangka penyusunan rencana kerja anggaran kementerian dan lembaga (RKA-K/L). Termasuk juga agenda pra penelitian pagu indikatif tahun anggaran 2027.
“Kami juga melakukan koordinasi terkait pemutakhiran dokumen RC sekolah rakyat tahap II dan III wilayah timur. Alhamdulillah,Sumbawa menjadi salah satu kabupaten yang dinyatakan RC sudah clear and clean,” ucapnya.
Capaian tersebut lanjut Jarot, menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan sektor pendidikan melalui program sekolah rakyat. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran dan tim teknis, sehingga pemutakhiran dokumen dapat diselesaikan dengan baik.
“Semoga capaian ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas, merata, dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi penerus di Sumbawa,” ujarnya.
Untuk percepatan pembangunan sekolah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa sudah menyiapkan lahan seluas 21 hektar yang berlokasi di Kecamatan Labuhan Badas. Termasuk mengalokasikan anggaran daerah demi mendukung penyediaan infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan jaringan air bersih menuju lokasi pembangunan.
Orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa menegaskan, kesiapan memberikan dukungan penuh demi kelancaran pembangunan program strategis nasional tersebut. Pemkab Sumbawa tidak hanya menyiapkan lahan, melainkan juga siap mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki demi percepatan pembangunan sekolah.
“Kami optimis pembangunan sekolah rakyat bisa segera direalisasikan sehingga bisa menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tukasnya. (ils)
——–

