Mataram (Suara NTB) – Dinas Sosial (Disos) Kota Mataram menyiapkan bantuan air bersih dan logistik guna mengantisipasi dampak puncak musim kemarau akibat fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi pada Juli 2026.
Kepala Dinsos Kota Mataram, Muzakkir Walad, mengatakan bantuan yang telah disiapkan meliputi mobil tangki berkapasitas 10.000 liter untuk distribusi air bersih serta ratusan paket bantuan makanan bagi masyarakat terdampak.
Menurutnya, Dinsos telah berkoordinasi dengan PTAM Giri Menang terkait penyediaan air bersih yang akan diambil dari sumber air di kawasan Sayang-Sayang. Selain itu, Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat juga telah menyiapkan cadangan logistik yang dapat dimanfaatkan apabila kondisi darurat terjadi.
“Di Dinas Sosial Provinsi juga sudah disiapkan bantuan makanan. Tinggal kami ambil apabila kondisi tersebut benar-benar terjadi,” ujarnya, pekan lalu.
Muzakkir menjelaskan, distribusi air bersih akan dilakukan apabila terdapat laporan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat sumur mengering selama musim kemarau. Setelah menerima laporan, Dinsos akan berkoordinasi dengan PTAM Giri Menang untuk mengisi mobil tangki sebelum didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya warga yang mengalami kekurangan air bersih akibat musim kemarau.
Selain air bersih, Dinsos juga menyiapkan ratusan paket bantuan makanan berisi mi instan, sarden, biskuit, air mineral, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak berbagai jenis bencana, seperti kemarau, abrasi, kebakaran, maupun bencana lainnya.
“Beberapa pekan lalu kami juga telah menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran, serta masyarakat sekitar yang terdampak robohnya dua ruang kelas di Madrasah Sekarbela,” katanya.
Ia menambahkan, hingga kini belum ada penyaluran bantuan logistik khusus untuk korban terdampak kemarau karena belum ada laporan masyarakat yang membutuhkan.
Mantan Camat Ampenan tersebut berharap masyarakat berperan aktif melaporkan apabila menemukan warga atau tetangga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau sehingga bantuan dapat segera disalurkan.
Mantan Camat Ampenan itu berharap masyarakat segera melapor jika ada warga yang terdampak kemarau agar dapat segera ditindak lanjuti dengan penyaluran bantuan. (pan)

