Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), resmi menyerahkan pengelolaan aset daerah berupa Homestay Bintang Bano di Desa Bangkat Monteh, Kecamatan Brang Rea, kepada BUMDes Bintang Bano Jaya. Langkah ini menjadi strategi pemerintah daerah untuk mempercepat pengembangan pariwisata berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi warga desa.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan aset daerah tersebut berlangsung di Aula Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disparpora) KSB pekan kemarin.
Perjanjian ditandatangani Sekretaris Daerah KSB, Hairul Jibril mewakili Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama Direktur BUMDes Bintang Bano Jaya. Kegiatan itu turut disaksikan Kepala Disparpora KSB Nurdin Rahman dan Kepala Desa Bangkat Monteh.
Kepala Disparpora KSB, Nurdin Rahman, mengatakan kerja sama tersebut merupakan implementasi Program KSB Maju Luar Biasa melalui Klaster Pariwisata yang mengusung konsep pariwisata kerakyatan. Dalam skema itu, pemerintah daerah membangun sarana wisata. Sedangkan, pengelolaannya diserahkan kepada BUMDes agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pada tahap awal, BUMDes Bintang Bano Jaya akan mengelola lima unit homestay beserta satu kantor pengelola (front office). Pemerintah daerah juga akan memberikan pendampingan agar pengelolaan destinasi berjalan optimal, profesional, dan berkelanjutan,” ujar Nurdin.
Sementara itu, Sekretaris Daerah KSB Hairul Jibril menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pariwisata tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, tetapi memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan.
“Kita bergerak bersama. Saya mohon dukungan seluruh pihak agar program ini dapat berjalan dengan baik. Mari kita memulai hal yang baik ini bersama-sama. Dengan kebersamaan, keberhasilan akan lebih cepat kita capai,” katanya.
Hairul menilai pengelolaan Homestay Bintang Bano oleh BUMDes merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengembangan destinasi wisata di Desa Bangkat Monteh. Keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama diyakini akan memperkuat ekonomi desa sekaligus menjadi fondasi pengembangan pariwisata kerakyatan di Kabupaten Sumbawa Barat.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BUMDes mampu menjadikan Homestay Bintang Bano sebagai contoh pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat. Selain meningkatkan kualitas pelayanan wisata, kerja sama tersebut diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung terwujudnya visi KSB Maju Luar Biasa.(bug)

