BerandaNTBTimsel Pastikan Proses Seleksi KPID NTB Berlangsung Transparan dan Bebas Dari Intervensi

Timsel Pastikan Proses Seleksi KPID NTB Berlangsung Transparan dan Bebas Dari Intervensi

Mataram (Suara NTB) – Tim Seleksi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi NTB periode 2026–2029 memastikan bahwa seluruh mekanisme dan tahapan seleksi berlangsung profesional, objektif, transparan, akuntabel, serta bebas dari segala bentuk intervensi.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Timsel. Sebab Seleksi calon anggota KPID memiliki arti penting karena tidak sekadar memilih komisioner baru, tetapi memastikan lembaga independen di bidang penyiaran dipimpin oleh figur-figur yang memiliki integritas, kompetensi, dan independensi.

“Kita ingin memastikan seluruh proses seleksi berjalan secara profesional, objektif, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ketua Tim Seleksi, Dr. Ahsanul Khalik.

Menurut Aka sapaan akrab Kadis Kominfotik NTB tersebut bahwa, integritas merupakan fondasi utama penyelenggaraan seleksi. Oleh karena itu, Tim Seleksi berkomitmen menjaga independensi proses dengan memastikan seluruh peserta memperoleh perlakuan yang sama tanpa membedakan latar belakang apa pun.

“Seluruh proses juga akan didokumentasikan secara lengkap sebagai bentuk akuntabilitas apabila di kemudian hari muncul pertanyaan maupun pengaduan dari masyarakat,” katanya.

Perhatian khusus diberikan pada tahapan seleksi administrasi. Untuk menjamin keabsahan dokumen, Tim Seleksi tidak hanya melakukan pemeriksaan administratif, tetapi juga akan melakukan verifikasi dan konfirmasi langsung kepada instansi yang menerbitkan dokumen, termasuk surat keterangan sehat jasmani dan rohani, surat keterangan bebas narkoba, ijazah, pengalaman kerja, maupun dokumen pendukung lainnya.

“Kita harus memastikan seluruh dokumen yang disampaikan benar-benar sah. Jangan sampai ada dokumen yang secara administratif terlihat memenuhi persyaratan, tetapi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Seluruh keputusan harus didasarkan pada dokumen yang valid, bukan pada asumsi ataupun penafsiran,” ujar Aka.

Pada tahapan tes tertulis, Tim Seleksi bersama BKD Provinsi NTB mempersiapkan pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) dengan standar yang ketat. Sebanyak 100 bank soal akan disusun sebagai instrumen seleksi yang memadukan materi mengenai regulasi penyiaran nasional, kelembagaan KPID, wawasan kebangsaan, perkembangan media digital, serta muatan lokal yang berkaitan dengan karakteristik dan dinamika penyiaran di Provinsi NTB.

Selain tes tertulis, Tim Seleksi juga mempersiapkan pelaksanaan tes psikologi yang akan dilaksanakan oleh asesor profesional dari UPTD Penilaian Kompetensi BKD Provinsi NTB. Hasil tes psikologi akan menjadi salah satu bahan pertimbangan Tim Seleksi dalam menilai aspek kepribadian, kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, stabilitas emosi, serta kemampuan pengambilan keputusan peserta.

“Kemudian pada tahapan wawancara, akan difokuskan pada penggalian integritas, independensi, komitmen terhadap pelayanan publik, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemahaman regulasi penyiaran, serta kesiapan peserta menghadapi tantangan penyiaran di era digital,” pungkasnya. (ndi)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO