BerandaHEADLINEEnam Bulan Pertama, Pergerakan Penumpang di BIZAM Tembus 1,3 Juta

Enam Bulan Pertama, Pergerakan Penumpang di BIZAM Tembus 1,3 Juta

Praya (Suara NTB) – Laju pergerakan penumpang pesawat udara di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dalam tahun 2026 ini mencatatkan tren positif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kenaikan persentase penumpang dibandingkan dengan tahun 2025 hingga 16,6 persen untuk semester pertama. Di mana hingga bulan Juni 2026, BIZAM telah melayani hingga 1,3 juta penumpang. Bertambah sekitar 216 ribu lebih penumpang dibandingkan kondisi tahun lalu pada periode yang sama di angka 1,1 juta orang.


Kondisi yang sama juga terjadi di beberapa indikator utama lainnya. Seperti pergerakan pesawat udara yang tumbuh sebesar 30,7 persen. Dari 11.664 pergerakan menjadi 15.243 pergerakan. Artinya, dalam satu bulan di semester pertama tahun ini ada sekitar 2.541 pergerakan pesat udara di BIZAM.


Begitu juga pada indikator kargo yang turut mengalami peningkatan hingga 27,5 persen. Dari angka 5.133 ton pada 2025 lalu menjadi 6.546 ton atau sekitar 1.091 ton per bulan di tahun ini. “Jadi hampir di semua indikator utama mengalami pertumbuhan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” ungkap General Manager BIZAM Aidhil Philip Julian, dalam keterangannya, Rabu (8/7).


Bahkan kata Aidhil, kondisi tahun ini sudah lebih baik dari periode yang sama di tahun 2019 lalu, sebelum Covid-19 melanda. Dengan recovery rate mencapai 118 persen untuk pergerakan pesawat dan 102 persen pergerakan penumpang. Sedangkan untuk kargo recovery rate-nya menembus angka hingga 143 persen.


Dengan kata lain, indikator utama kondisi penerbangan di BIZAM saat ini sudah kembali normal, bahkan sudah di atas level pra-pandemi Covid-19. “Karena itu tadi capaian indikatornya sudah sudah melampaui capaian tahun 2019 sebelum pandemi Covid-19 terjadi,” imbuhnya.


Membaiknya indikator-indikator penerbangan di BIZAM pada tahun ini dipengaruh beberapa hal. Yang paling utama yakni tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara. Ditambah semakin tingginya permintaan perjalanan menggunakan moda transportasi udara oleh masyarakat.


Di samping itu, selama enam bulan pertama tahun 2026 ini mobilitas wisata masyarakat cukup tinggi. Dengan banyaknya masa libur sekolah. Termasuk momen masa libur Idul fitri 1447 H. “Masuknya layanan penerbangan haji, penambahan frekuensi penerbangan tujuan oleh sejumlah maskapai. Baik rute internasional maupun domestik juga turut berkontribusi mendorong peningkatan pergerakan penumpang di BIZAM. Dan, ini semua tidak lepas dari sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat konektivitas udara yang mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian di daerah ini,” sebutnya.


Melihat tren yang cukup bagus di semester pertama tahun 2026 ini, pihaknya mempredikasikan jumlah penumpang yang dilayani BIZAM hingga akhir tahun 2026 mendatang bisa mencapai 2,5 juta orang. Terlebih dengan terus tumbuhnya trafik seiring meningkatnya konektivitas penerbangan dari dan menuju Pulau Lombok.


“Dengan dukungan konektivitas yang terus berkembang tersebut, BIZAM akan terus berkomitmen menghadirkan layanan kebandarudaraan yang aman, selamat, nyaman dan memenuhi standar pelayanan prima. Sekaligus memperkuat perannya sebagai gerbang utama NTB dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi serta perekonomian daerah,” tandasnya. (kir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO