Selong (Suara NTB) – Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur (Lotim), Muhammad Yohan Firmansyah, menyampaikan, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Lombok Timur saat ini telah mencapai sekitar 180 ribu peserta. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Yohan menyampaikan, berdasarkan data terbaru, hingga Mei 2026 jumlah peserta tercatat mencapai 179.686 pekerja. “Angka ini terus menunjukkan tren peningkatan seiring dengan berbagai upaya perluasan kepesertaan yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur,” ujarnya dalam rilisnya kepada Suara NTB, Jumat (10/7/2026).
Disampaikan, BPjamsostek saat ini memiliki Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandiria (PEKA). Hadirnya program ini sebagai salah satu wujud komitmennya untuk tidak hanya memberikan perlindungan saat risiko kerja terjadi. Namun juga menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Program ini merupakan inovasi yang dirancang untuk membantu ahli waris membangun kembali kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha produktif.
BPJS Ketenagakerjaan bersama Bank NTB Syariah telah memberikan pelatihan, pendampingan, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan kepada 52 penerima manfaat yang merupakan ahli waris peserta. Program PEKA dijalankan melalui prinsip 3P, yaitu Pelatihan, Produktivitas, dan Profit, sehingga para penerima manfaat memperoleh keterampilan, mampu mengembangkan usaha produktif, serta memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan yang berkelanjutan.
Program PEKA menjadi bagian dari strategi 3C (Coverage, Care, Credibility) BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan sekaligus memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Strategi ini berfokus pada Coverage:perluasan cakupan perlindungan pekerja, terutama bagi pekerja informal dan sektor rentan; Kedua, Care: peningkatan kualitas layanan yang lebih responsif dan empati; Ketiga, Credibility: penguatan kepercayaan publik melalui kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi pekerja dan keluarganya. (rus)

