BerandaNTBDOMPU1.956 Hektare Kawasan Tambora Terbakar

1.956 Hektare Kawasan Tambora Terbakar

Dompu (Suara NTB) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Taman Nasional Tambora. Titik api diduga berasal dari jalur pendakian Kawinda Toi, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, kemudian menyebar ke arah timur hingga jalur pendakian Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Kawasan Tambora yang terbakar mencapai 1.956 hektar.


Kebakaran pertama diketahui petugas yang melaksanakan patroli pada, Minggu (5/7) siang di Piong, Sanggar, Bima. Api masih membakar sejumlah titik hingga Kamis (9/7) malam. Kondisi musim kemarau yang menyebabkan ilalang mengering, disertai angin kencang, medan yang sulit dijangkau, serta keterbatasan sumber air menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman.


Kepala Balai Taman Nasional Tambora, Abdul Azis Bakry, M.Si., mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab awal kebakaran. Meski demikian, terdapat dugaan api berasal dari aktivitas kelompok pemburu rusa yang memasuki kawasan hutan.


“Kita masih mencari penyebab awal kebakaran. Tim masih menyelidiki di lapangan,” ujar Abdul Azis Bakry, Kamis (9/7) malam.


Menurutnya, saat ini tim gabungan telah melakukan mopping up pada lokasi yang telah terbakar untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala. Petugas juga berupaya mencegah agar kebakaran tidak meluas ke wilayah selatan Gunung Tambora.


Selain penanganan di lapangan, Balai Taman Nasional Tambora terus meningkatkan upaya pencegahan melalui pendekatan dan edukasi kepada masyarakat sekitar kawasan maupun para pengunjung. Mereka diimbau agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran di dalam maupun sekitar kawasan hutan.


“Pada musim kemarau seperti sekarang, ilalang dan kayu sangat kering sehingga mudah terbakar. Ditambah tiupan angin yang cukup kencang, api sangat cepat menyebar. Karena itu kami terus mengingatkan masyarakat dan pengunjung agar lebih berhati-hati,” tambahnya.


Upaya pemadaman melibatkan personel Seksi Wilayah III Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, SPTN I Balai Taman Nasional Tambora, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat setempat.


Berdasarkan data Balai Taman Nasional Tambora, luas kawasan yang terbakar hingga Kamis mencapai sekitar 1.956 hektare. Petugas masih terus mengendalikan api agar tidak meluas ke kawasan lain, sementara penyelidikan terhadap penyebab kebakaran tetap dilakukan.


Taman Nasional Tambora merupakan kawasan pelestarian alam seluas 71.645,64 hektare yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Cagar Biosfer Dunia. Kawasan ini menjadi habitat berbagai satwa liar, di antaranya kakatua kecil jambul kuning, nuri kepala merah, kirik-kirik Australia, dan rusa timor. Keberadaan kawasan tersebut memiliki nilai penting bagi kelestarian keanekaragaman hayati di Pulau Sumbawa sehingga upaya pengendalian kebakaran terus dioptimalkan. (ula)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO