Dompu (Suara NTB) Rumah panggung milik Hadijah (65), warga Dusun Langgudu, Desa Cempi Jaya, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, ludes terbakar pada Kamis (9/7) malam. Kebakaran diduga dipicu api yang berasal dari jerami kering yang dibakar anak korban, untuk mengusir nyamuk.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 23.00 WITA. Saat kejadian, Hadijah berada di dalam rumah bersama anaknya, Arifin yang diketahui mengalami gangguan jiwa.
Sebelum kebakaran terjadi, sekitar pukul 17.00 WITA, Arifin membawa pulang jerami kering dan menyimpannya di dalam rumah panggung. Malam harinya, setelah sempat tertidur, Arifin terbangun karena digigit nyamuk. Ia kemudian membakar jerami tersebut dengan maksud mengusir nyamuk.
Namun api dengan cepat membesar dan menyambar bagian rumah yang sebagian besar berbahan kayu. Menyadari kobaran api semakin membesar, Hadijah dan Arifin berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari rumah. Saat hendak turun, Arifin sempat menabrak tiang rumah hingga mengalami luka robek pada bagian kening.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu berupaya memadamkan api secara manual menggunakan air yang dibawa dengan ember. Namun besarnya kobaran api membuat rumah panggung berukuran sembilan tiang itu, tidak dapat diselamatkan dan akhirnya hangus rata dengan tanah.
Kapolsek Hu’u, Iptu Ade Helmi, SH., bersama anggotanya tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 WITA untuk membantu penanganan, mengamankan lokasi, serta mengimbau masyarakat ikut melakukan pemadaman sambil berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Dompu.
Dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 01.00 WITA dan langsung berusaha memadamkan api. Sekitar pukul 01.30 WITA, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, rumah panggung milik Hadijah ludes terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta. Sementara Arifin menjalani perawatan di Puskesmas Hu’u akibat luka pada bagian kening. Aparat masih melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. (ula)

