BerandaHEADLINEGandeng 15 UMKM

Gandeng 15 UMKM

SEBANYAK 29 provinsi menyatakan kesiapan hadir pada Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada Kamis, 16 Juli 2026 mendatang.


Tema utama dalam Raker kali ini yaitu pemberdayaan UMKM dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu, Pemprov menggandeng 15 UMKM yang akan memamerkan produknya pada raker tersebut.


Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB, Sinta Agathia Iqbal, mengatakan pihaknya telah mengurasi UMKM-UMKM yang akan memamerkan produknya pada raker. UMKM yang dipilih adalah mereka yang memiliki produk autentik seperti mutiara.


“Saya sebagai Ketua Deklanasda membantu, karena ini tema besarnya ada di UMKM jadi kami ingin membukakan pintu buat teman-teman UMKM nantinya bahwa kita punya akses dan kita punya banyak kesempatan dari hasil yang akan dibahas dari para teman-teman di Kedinasan,” ujarnya di Kantor Gubernur NTB, Selasa, 14 Juli 2026.


Ia menjelaskan, ruang pamer yang tersedia memang terbatas, sehingga hanya 15 UMKM yang dapat diikutsertakan. Produk yang akan dipamerkan meliputi mutiara, kerajinan ketak, cukli, anyaman beserta turunannya, hingga produk kuliner khas NTB.


“Insyaallah ada 15 UMKM yang akan tampil, bukan tebang pilih tapi memang space-nya tidak terlalu besar jadi kita mendapat 15 UMKM yang kita akan mewakili seluruh kerajinan yang ada kita akan mewakili mutiara, ketak, cukli, anyaman dan turunannya dan kemudian UMKM kuliner juga,” lanjutnya.


Menurutnya, target utama keikutsertaan UMKM dalam kegiatan tersebut bukanlah nilai transaksi, melainkan memperkenalkan produk-produk unggulan NTB kepada para kepala daerah dari seluruh Indonesia.


Di lain sisi, Asisten II Setda NTB, Lalu Moh. Faozal, menjelaskan rapat kerja gubernur dijadwalkan dihadiri sekitar 27 gubernur dan wakil gubernur. Hingga kini, terdapat 29 provinsi telah menyatakan kehadiran.


Selain pembahasan mengenai pengembangan UMKM, peserta juga akan mengikuti kunjungan ke sejumlah sentra UMKM di NTB, seperti Sukarara, Banyumulek, dan Sade.


Rangkaian kegiatan, katanya dimulai pada 15 Juli dengan jamuan makan malam, sedangkan acara puncak rapat kerja gubernur berlangsung pada 16 Juli. Beberapa Provinsi yang sudah menyatakan kesiapan untuk hadir yaitu Gubernur Aceh, Gubernur Lampung, Gubernur NTT, Wagub DKI, dan beberapa provinsi lainnya. “Ini akan dibuka langsung sama Menteri UMKM,” katanya.


Selain agenda rapat kerja, para peserta juga akan diperkenalkan dengan berbagai potensi unggulan NTB melalui pameran produk UMKM, promosi ekonomi kreatif, sajian seni budaya, serta kunjungan ke destinasi wisata unggulan. Momentum ini diharapkan menjadi ruang untuk memperluas jejaring kerja sama antardaerah sekaligus memperkenalkan peluang investasi di NTB.


Terpisah, Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menegaskan Pemprov berkomitmen menjadikan Raker APPSI Tahun 2026 tidak hanya sukses sebagai penyelenggaraan acara, tetapi juga menghasilkan rekomendasi strategis bagi penguatan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM.


Di saat yang sama, forum ini menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi investasi, pariwisata, budaya, dan produk unggulan NTB kepada para kepala daerah dari seluruh Indonesia, sekaligus semakin memperkokoh posisi NTB sebagai salah satu pusat penyelenggaraan agenda nasional. (era)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO