BerandaPOLHUKAMPOLITIKLAZ Terjaring OTT KPK, Kader Senior PAN NTB Mengaku Prihatin

LAZ Terjaring OTT KPK, Kader Senior PAN NTB Mengaku Prihatin

Mataram (Suara NTB) – Oprasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kabupaten Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (20/7/2026). Tidak hanya mengguncang warga Lombok Barat, tapi juga menjadi pukulan telak bagi keluarga besar kader Partai Amanat Nasional (PAN).

Diketahui selain menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Lombok Barat, LAZ juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi NTB, yang dilantik pada 17 April 2026 lalu.

Menyikapi hal tersebut kader senior PAN NTB, H Saipul Islam mengaku sangat prihatin dengan musibah yang menimpa Ketua DPW-nya itu. Sebagai sesama kader PAN, Saipul Islam tidak bisa menyembunyikan perasaan prihatinnya.

“Sebagai sesama kader, kita tentu sangat prihatin. Kita hanya bisa memberikan doa kepada beliau agar tabah menghadapi cobaan. Ini resiko jadi pemimpin politik,” ujar Saipul Islam yang dikonfirmasi Suara NTB, pada Senin (20/7).

Eks anggota DPRD Provinsi NTB dari PAN itu mengaku bahwa pihaknya mengetahui informasi LAZ berurusan dengan KPK itu dari pemberitaan di media massa. Sontak dirinya langsung terkejut, dan mencoba menghubungi kader dan pengurus PAN NTB untuk mendapatkan kejelasan informasi.

“Ya saya tahunya dari informasi yang beredar di media, kalau beliau sedang di priksa KPK. Kita belum dapat informasi utuh beliau kena kasus apa. Apakah sebelum jadi bupati atau sesudah jadi bupati. Tapi informasi yang berkembang ini kan kasus di PDAM,” jelas Saipul Islam.

Namun demikian pihaknya tidak ingin berspekulasi lebih jauh terkait kasus yang menyeret LAZ tersebut. Pasalnya sampai sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak KPK, terkait kasus yang menimpa LAZ.

Karena itu dia mengajak seluruh pihak untuk tidak berspekulatif, namun lebih bersikap bijak untuk menunggu proses hukum yang sedang dijalankan oleh KPK.

“Ya ini kan informasinya masih simpang siur, belum ada penjelasan resmi dari KPK. Maka dari itu saya ajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang dijalankan KPK, kita kedepankan asas praduga tidak bersalah,” serunya.

Diketahui LAZ terhitung menjabat Ketua DPW PAN NTB kurang lebih baru satu tahun. Bahkan jika dihitung dari sejak dilantik pada 17 April 2026 lalu, baru tiga bulan lamanya. Agenda konsolidasi partai belum sepenuhnya bejalan, namun sudah lebih dulu tersandung kasus di KPK.

Hal itulah yang sangat disayangkan oleh Saiful Islam. Karena itu sebagai kader senior, Saipul Islam menyerukan kepada jajaran pengurus dan kader PAN di NTB agar tetap solid, tidak terpengaruh dengan situasi dan kejadian yang sedang menimpa Ketua DPW PAN NTB tersebut.

“Sekali lagi tentu kami sangat prihatin, karena baru kemarin beliau dilantik. Tapi dengan kejadian ini, kita harus saling mendukung, kader harus tetap solid. Ini pembelajaran bagi kader PAN yang sedang menjabat (kepala daerah),” pungkasya. (ndi)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO