Kota Bima (Suara NTB) – Kontingen Kota Bima telah mengumpulkan 38 medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XII tahun 2026. Perburuan medali terus dilakukan untuk mencetak sejarah pada ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Ketua KONI Kota Bima, Alfian Indrawirawan, perolehan 38 medali emas tersebut menjadi modal bagi Kontingen Kota Bima, untuk terus bersaing dalam perolehan medali hingga berakhirnya Porprov ke-XII . Sejumlah cabang olahraga masih akan dipertandingkan sehingga peluang menambah raihan medali dinilai masih terbuka.
Raihan 38 medali tersebut terdiri atas 9 medali emas, 14 medali perak, dan 15 medali perunggu dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.
Ia mengapresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan semua pihak yang telah bekerja keras mengharumkan nama Kota Bima selama pelaksanaan Porprov.
“Terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, official, dan semua pihak yang telah memberikan kemampuan terbaiknya. Setiap medali yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang luar biasa. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Bima,” ujarnya, Minggu (19/7).
Menurut Alfian, perolehan 38 medali sementara ini tidak lepas dari proses pembinaan yang dilakukan masing-masing cabang olahraga serta kerja sama seluruh unsur kontingen selama mengikuti Porprov XII. Karena itu, ia berharap semangat yang sama terus dipertahankan hingga seluruh pertandingan selesai.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh atlet dan ofisial agar tidak cepat berpuas diri. Pasalnya, masih ada sejumlah cabang olahraga yang akan berlangsung dan berpotensi menambah koleksi medali bagi Kota Bima.
“Kami masih optimistis peluang menambah medali sangat terbuka,” katanya.
Ia meminta para atlet yang masih bertanding untuk menjaga kondisi fisik, tetap fokus menjalani pertandingan, serta mempertahankan kekompakan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
“Tetap jaga kekompakan, kesehatan, dan semangat bertanding agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” harapnya.
Selain mengejar prestasi, Alfian juga mengingatkan seluruh kontingen agar tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian pertandingan. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari sikap dan semangat fair play yang ditunjukkan para atlet saat bertanding.
“Setiap medali yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang yang luar biasa,” pungkasnya. (hir)

