Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa optimis enam lokasi pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) yang diusulkan mendapatkan program dari Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) di tahap ketiga.
“Hasil survei topografi kemarin di enam lokasi itu sudah 95 persen masuk list pembangunan di tahun 2026 dengan skema multiyears. Kami tinggal menunggu penetapan dari KKP saja untuk proses lebih lanjut,” kata Kadis Lutkan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat kepada Suara NTB, Jum’at (24/7).
Dayat melanjutkan, pihaknya juga sebelumnya telah menyerahkan Rincian Anggaran Biaya (RAB) ke Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk dilakukan penyesuaian perencanaan pembangunan. Hanya saja kata dia, sampai saat ini masih menunggu kepastian melalui surat penetapan untuk pembangunannya.
Tim teknis KKP yang melakukan kegiatan pengecekan lapangan tersebut melakukan pengambilan gambar Topografi. Hal itu dilakukan dalam rangka penyusunan dokumen perencanaan Detail Engeneering Desain (DED).
“Memang belum ditetapkan sebagai lokasi pembangunan KNMP tahap III, tetapi hasil survei topografi kemarin layak untuk dibangun baik dari segi sosial ekonomi maupun topografi lahan,” ujarnya
Disinggung terkait dua desa lainnya yang telah diusulkan, Dayat berharap bisa terealisasi pada tahap berikutnya. Program KNMP dalam pelaksanaannya menggunakan sistem tahun jamak, sehingga pihaknya cukup optimis program ini berlanjut.
“Kalau desa yang belum di survey topografi karena ada beberapa faktor seperti terdapat makam warga di lokasi pembangunan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pemdes setempat untuk bisa segera dipindahkan ke pemakaman umum,” ujarnya.
——-

