BerandaNTBSUMBAWAPembangunan TPA Wilayah Timur Terkendala Moratorium

Pembangunan TPA Wilayah Timur Terkendala Moratorium

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, masih memiliki kendala dalam merealisasikan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah timur. Meskipun pembangunannya terkesan mendesak tetapi terkendala adanya moratorium oleh pemerintah. “Memang keberadaan TPA di wilayah timur sangat mendesak, tetapi karena sampai saat ini pemerintah masih menerapkan moratorium sehingga rencana tersebut masih tertunda untuk saat ini,” kata Kadis LH Kabupaten Sumbawa, Pipin Shakti Bitongo, kepada Suara NTB, pekan kemarin.

Pipin melanjutkan, pemerintah daerah pada prinsipnya masih tetap menunggu kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait penambahan TPA baru. Dilema tersebut juga sudah disuarakan ke pemerintah provinsi melalui dinas terkait tetapi sampai dengan saat ini belum ada informasi baik.

Pemkab Sumbawa sebelumya juga sudah menyiapkan lahan seluas 5 hektar dengan status lahan pinjam pakai. Bahkan dari segi lokasi dan tata letak sangat mumpuni untuk dilakukan pembangunan TPA di lokasi tersebut.

“Kalau dari segi lokasi sudah kita tinjau dan sangat memungkinkan untuk dilakukan pembangunan TPA tinggal menunggu moratorium itu dicabut untuk mulai kita lakukan pembangunan,” ujarnya.

Dikatakan,belum adanya TPA di wilayah timur mengakibatkan banyaknya sampah terbuang sembarangan dan pemerintah tidak bisa melarang hal itu terjadi. Aktivitas gotong di sejumlah titik juga tidak memberikan dampak yang signifikan dalam upaya pengendalian sampah, karena masyarakat tidak memiliki TPA.

Selain TPA wilayah timur dan selatan, pihaknya juga akan terus memaksimalkan keberadaan TPA Lekong sebagai representasi wilayah barat. Jika tiga zona tersebut memiliki TPA, maka pihaknya optimis bisa meraih penghargaan Adipura.”Iya, kalau bangun baru butuh anggaran besar sekitar Rp30 miliar, sekelas tempat pembuangan sementara saja butuh biaya Rp19 miliar dan kami berharap moratoriumnya bisa dicabut,” tambahnya.

Ia berharap kebutuhan pembiayaan untuk penambahan TPA baru bisa didukung oleh pemerintah pusat, sehingga penanganan sampah bisa lebih maksimal. “Kami berharap rencana tersebut bisa terealisasi, sehingga penanganan sampah yang kita lakukan bisa lebih maksimal,” demikian kata dia. (ils)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO