KOMITE Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB terus mematangkan persiapan jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 NTB-NTT. Salah satunya, menyiapkan pelaksanaan Pelatihan Daerah (Pelatda) jangka panjang.
Sekretaris KONI NTB, M. Nur Haedin mengatakan, Pelatda memang menjadi rencana utama KONI menjelang gelaran PON mendatang. Terkait kapan pelatihan ini akan dimulai, bergantung pada ketersediaan anggaran dari pemerintah daerah.
Namun, pria yang karib disapa Edo itu menyebut, kemungkinan besar Pelatda akan dimulai akhir tahun ini. “Paling tidak kalau tidak bisa mengejar September, ya Oktober, November, Desember tahun ini. Kemudian lanjut 2027 sampai ke PON nanti,” ujarnya, Minggu (2/8).
Pelatda dinilai penting untuk dilaksanakan. Selain dalam rangka menyiapkan atlet terbaik, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk mematangkan kesiapan NTB secara keseluruhan. Dengan demikian, target lima besar diharapkan dapat tercapai nantinya.
“Karena NTB tuan rumah PON. Tentunya ada target memang yang sudah dikoordinasikan KONI provinsi bersama Pemda Provinsi NTB itu. Target kita bisa masuk peringkat lima besar di PON nanti 2028,” terangnya.
Adapun menyangkut pelatih pada Pelatda ini, Edo menegaskan, pihaknya telah menyiapkan pelatih-pelatih asal NTB kaliber nasional. “Karena pelatih-pelatih kita ini tangguh-tangguh, hebat-hebat, bisa bersaing secara nasional,” tegasnya.
Sebagaimana pola umumnya, Pelatda NTB akan difokuskan pada pelatihan berupa try-out dan try in, latih tanding, partisipasi aktif pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas), hingga pelatihan Pra-PON.
Pelatda ini juga akan menjadi ajang untuk mengasah Cabang Olahraga (Cabor) unggulan NTB. Cabor unggulan yang dimaksud adalah cabor yang dinilai potensial. Terutama, Cabor yang pernah mendulang medali emas pada PON Aceh-Sumatra Utara sebelumnya.
“Tapi kita harapkan semua cabor lah kalau bisa diusahakan. Supaya berjalan bersamaan semua. Karena mengukur Pelatda ini artinya mengukur keberhasilan kontingen dari Pelatda ini yang utama,” pungkasnya. (sib)

