BerandaNTBLOMBOK TIMURDinas Pariwisata Lotim Akui Tiket Wisata Joben Terlalu Mahal

Dinas Pariwisata Lotim Akui Tiket Wisata Joben Terlalu Mahal

Dinas Pariwisata Lotim Akui Tiket Wisata Joben Terlalu Mahal

Selong (Suara NTB) – Tiket masuk wisata otak Kokok Joben, Lombok Timur (Lotim) sebesar Rp16 ribu per orang terbilang terlalu mahal. Besaran tiket itu perlu dikaji kembali agar bisa meningkatkan jumlah pengunjung.


Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Lotim, Mirayang menyatakan selama ini dari tiket tersebut sebagian besar disetor sebagai bagian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Hanya sebagian kecil masuk sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Harapannya ke depan bisa dikaji kembali dan bisa lebih murah.


Diketahui, setelah kantongi izin prinsip dari Pemerintah Pusat terhadap pengelolaan 25 hektare kawasan wisata Joben ini, Pemkab Lotim akan coba melakukan peninjauan kembali dan menata kawasan wisata Joben menjadi lebih baik.


Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Lombok Timur, Makruf Hadi enggan bicara soal besaran tiket masuk kawasan wisata yang notabenenya memang sebagian besar masuk kawasan TNGR tersebut.


Makruf hanya menegaskan Pemkab Lotim melalui salah satu BUMD-nya sudah mendapat izin prinsip dari BKPM atas permohonan Perizinan Berusaha Penyediaan Sarana Wisata Alam (PB PSWA). Selanjutnya masih ada persyaratan lain yang harus dilengkapi oleh BUMD tersebut sehingga dapat beroperasi atas usaha penyediaan sarana wisata alam di TNGR.


Mengenai PNBP, prinsipnya pengunjung masuk kawasan tetap ada pembayaran sebagai pendapatan negara. Namun, BUMD atau Pemkab Lotim diberi peluang membangun dan mengembangkan objek atraksi lain di areal konsesinya.


“Mungkin bisa berupa paket glamping/penginapan/kafe/flying fox, dan sebagainya, sehingga tidak hanya berkunjung ke kolam saja,” terangnya. (rus)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO