Giri Menang (Suara NTB) – Bendahara Umum DPP Partai Golkar, Sari Yuliati mengatakan tak menutup peluang jika nantinya kader Partai Golkar menjadi calon Wakil Bupati Lombok Barat jika nantinya kasus Bupati nonaktif Lalu Ahamd Zaini inkrah dan Nurul Adha resmi menjadi Bupati definitif.
Walaupun dalam Pilkada tahun 2024 lalu itu, Golkar tidak menjadi partai pengusung pasangan pemenang Bupati dan Wabup di Lombok Barat, tetapi Sari menyebut keputusan dan kemungkinan calon Wakil Bupati bukan dari partai pengusung itu akan diserahkan kepada masyarakat. ”Kita serahkan kepada masyarakat, siapa yang dipilih,” ujarnya, saat ditemui di Sekotong, Selasa (04/08/2026).
Saat disinggung kemungkinan Ketua DRPD Lobar, Lalu Ivan Indaryadi masuk menjadi figur calon Wakil Bupati Lobar untuk mendampingi Nurul Adha nantinya, Sari mengembalikan keputusan tersebut kepada masyarakat dan Lalu Ivan sendiri. “Tanya om Ivan dong,” selorohnya singkat.
Ditanya tanggapannya soal kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lombok Barat nonaktif, Lalu Ahmad Zaini, Wakil Ketua DPR RI itu mengungkapkan rasa prihatin dan berharap jangan lagi ada kasus serupa yang kembali terulang menimpa kepala daerah yang lainnya di NTB. Ia juga berpesan agar semua pihak menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan.
”Pertama, kami prihatin. Dan kita mengharapkan tidak terjadi lagi hal-hal seperti itu,” ujar politisi perempuan Partai Golkar ini. Ia mengingatkan, agar para kepala daerah dan pejabat pemerintahan lainnya bekerja sesuai dengan tupoksi. Termasuk jangan sampai bermain dengan proyek-proyek daerah.
”Tentunya kalau kita bekerja sesuai dengan tupoksi yang ada, insyaallah kita terhindar dari hal-hal seperti itu,” tandasnya. (her)

