BerandaNTBSUMBAWA BARATTerapkan Sistem Digital Data Kunjungan di Gili Balu

Terapkan Sistem Digital Data Kunjungan di Gili Balu

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sumbawa Barat resmi memulai transisi pendataan kunjungan wisatawan di kawasan Gili Balu dari sistem manual ke digital. Hal itu dibuktikan dengan disosialisaikannya sistem elektronik kepada para penyedia jasa penyeberangan perahu wisata  di Gedung Tourism Information Center (TIC) Gili Balu, Kamis (6/8) lalu.

Dalam kegiatan tersebut, Disparpora berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cordova (Undova) untuk mendampingi para boatman memahami cara menggunakan pemindaian kode batang. Penggunaan ponsel pintar, boatman kini dapat mencatat data jumlah rombongan, asal daerah dan tujuan pulau secara real-time sebelum kapal berangkat.

Kepala Disparpora KSB, Nurdin Rahman menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan langkah strategis menuju tata kelola pariwisata yang modern dan terintegrasi. Ia menekankan bahwa akurasi data kunjungan menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam merancang kebijakan pengembangan infrastruktur maupun strategi promosi kedepannya.

“Data yang akurat dan real-time akan menjadi acuan utama kami dalam mengambil keputusan. Dengan sistem digital ini, manajemen pengelolaan kawasan konservasi dan pariwisata Gili Balu akan semakin optimal serta transparan,” terang Nurdin, Jumat (7/8).

Ia mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Kehadiran dosen pembimbing dan mahasiswa KKN Universitas Cordova dinilainya semakin memperkuat kolaborasi pentahelix dalam mengelola potensi wisata secara berkelanjutan.

“Sosialisasi yang kami gelar kemarin itu bukan sekadar pengenalan teknologi, tapi upaya memberdayakan garda terdepan kita, yaitu para boatman. Kami berharap integrasi ini segera diterapkan konsisten agar berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat pesisir,” tambahnya.

Selanjutnya Nurdin mengaku, penerapan sistem pendataan digital itu mendapat respon positif bagi para pelaku pariwisata di Gili Balu. Saat sosialisasi para boatman antusias mengikuti sesi praktik langsung. Mereka menyatakan bahwa sistem baru ini lebih praktis dan cepat dibandingkan pencatatan manual sebelumnya.”Di acara kemarin kami juga mengundang pemerintah Desa Poto Tano dan perwakilan tokoh masyarakat setempat,” imbuh mantan Kepala BPKAD KSB tersebut.(bug)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO