BerandaBREAKING NEWSData Sementara, 104 Penumpang Selamat dari Kebakaran KMP Putri Yasmin Berhasil Dievakuasi

Data Sementara, 104 Penumpang Selamat dari Kebakaran KMP Putri Yasmin Berhasil Dievakuasi

- Advertisement -

Giri Menang (Suara NTB) – Tim gabungan terdiri dari Tim Basarnas, TNI Polri, KSOP, dan unsur Pemkab Lombok Barat melakukan evakuasi terhadap penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di Perairan Selat Lombok, Rabu (12/8/2026). Data sementara, terdapat 104 orang penumpang selamat berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian menggunakan sejumlah kapal.

Di antara penumpang yang selamat itu, dua orang di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA). Dari data sementara yang dihimpun di lapangan, satu penumpang yang diketahui meninggal dunia insial YN (P) usia 20 tahun dari Mataram. Korban dievakuasi bersama dua orang penumpang lainnya yang selamat menggunakan kapal Yacht.

Evakuasi selanjutnya menggunakan Kapal SAR 220 mengangkut 59 orang penumpang. Kapal Angkatan Laut (KAL) Lembar sebanyak 18 orang. Rigid Buoyancy Boat (RBB) mengevakuasi 24 orang. Di antara penumpang yang dievakuasi dalam keadaan selamat tersebut, dua orang WNA, masing-masing dievakuasi menggunakan kapal KAL dan kapal SAR.

Sementara penumpang lainnya masih dalam proses evakuasi menggunakan kapal Polairud gabungan dengan RIB Basarnas sebanyak 58. Data manifes ini belum termasuk ABK.

General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar Handoyo Priyanto yang dikonfirmasi saat ini mengatakan fokus utama pihaknya melakukan evakuasi penyelamatan terhadap penumpang maupun ABK kapal KMP Putri Yasmin yang terbakar bersama seluruh stakeholder.

Proses evakuasi dibagi dua, ada yang ke pelabuhan Padangbai dan Lembar. Untuk evakuasi ke Padangbai, menggunakan dua kapal, yakni KMP Port link 2 dan KMP Salindo.

Sementara untuk mendukung proses evakuasi ke pelabuhan Lembar menggunakan beberapa kapal instansi terkait, seperti Polairud, Angkatan Laut, Basarnas. Dibantu oleh kapal asing.

Proses Evakuasi Penumpang KMP Putri Yasmin Sedang Berlangsung

Pihaknya masih menunggu proses evakuasi selanjutnya dari satu kapal lagi yang sedang berlangsung ke pelabuhan Lembar. Menurutnya, proses evakuasi berjalan baik dan lancar mendapatkan dukungan dari stakeholder. Pihaknya memastikan evakuasi penumpang ke rumah sakit dan fasilitas kerja lainnya intim mendapatkan pemandangan medis secepatnya.

Ditanya soal jumlah penumpang KMP Putri Yasmin, pihaknya belum bisa memastikan karena perlu pengecekan lebih lanjut. Termasuk penumpang yang dievakuasi masih dilakukan pendataan disesuaikan dengan data manifes.

“Soal penyebab juga kami belum tahu pasti, karena belum diinformasikan oleh pihak terkait (PT Jemla),” imbuhnya.

KMP Putri Yasmin sendiri merupakan kapal milik PT Jemla yang beroperasi melayani penyeberangan Pelabuhan Padangbai menuju Pelabuhan Lembar.

Saat ini pihaknya telah telah mengaktifkan posko darurat dengan seluruh stakeholder untuk mendukung proses penanganan penumpang di pelabuhan Lembar.

Pihaknya dalam kesempatan itu juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban kapal KMP Putri Yasmin. Pihaknya bersama stakeholder menyiapkan pelayanan medis bagi penumpang.

Selain mendukung proses evakuasi pihaknya juga pelayanan penumpang yang terdampak di areal Pelabuhan. Pihaknya juga memastikan koordinasi dengan stakeholder bejalan baik dan lancar dengan memanatau penanganan di lapangan. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO