BerandaHEADLINEPengakuan Penumpang Selamat Kebakaran KMP Putri Yasmin, Berjam-jam Mengapung di Tengah Laut

Pengakuan Penumpang Selamat Kebakaran KMP Putri Yasmin, Berjam-jam Mengapung di Tengah Laut

- Advertisement -

Giri Menang (Suara NTB) – Penumpang selamat dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok menceritakan suasana mencekam ketika kejadian itu berlangsung, pada Rabu (12/8/2026) sekira pukul 04.00 Wita. Kepanikan melanda para penumpang saat melihat api dan asap mengepul dari bagian kapal yang terbakar.

Mereka pun berhasil selamat dengan terjun ke laut menggunakan pelampung, meski sempat hampir beberapa jam mengapung di tengah laut. Pengalaman itu dituturkan Kiki asal Madiun Jawa Timur saat ditemui di Pelabuhan Lembar pada Rabu (12/8/2026). Ia bersama pacarnya menyeberang dari Padangbai menuju Lembar. Rencananya ia akan liburan ke Lombok.

Namun nahas, kapal yang ditumpanginya mengalami insiden kebakaran sekitar pukul 04.00 Wita. Ketika itu, ia mendengar penumpang lain heboh saat mengetahui kebakaran tersebut.

Ia pun mengaku ikut panik saat insiden berlangsung. Para penumpang diminta menggunakan pelampung lalu menyelamatkan diri dengan terjun ke laut sambil menunggu pertolongan datang.

“Saya terjun ke laut menggunakan pelampung. Dari jam 04.00 sampai jam 09.00 saya mengapung di laut baru pertolongan datang,” katanya.

Para penumpang yang terjun ke laut itu menyebar dan ada juga di satu tempat.

Untungnya ia dan temannya bisa bertahan di tengah laut, dan diselamatkan tim. Tetapi handphone (HP) miliknya rusak sehingga tidak bisa dipakai menghubungi pihak keluarga. Ia juga mengaku masih shock, akibat kejadian yang menimpanya.

Satu Orang Meninggal Dunia

Dari informasi dan data sementara yang dihimpun media di Pelabuhan Lembar, satu penumpang yang diketahui meninggal dunia akibat kebakaran KMP Putri Yasmin, berinisial YN (P) usia 20 tahun dari Mataram. Korban dievakuasi bersama dua orang penumpang lainnya yang selamat menggunakan kapal Yacht.

Evakuasi selanjutnya menggunakan Kapal SAR 220 mengangkut 59 orang penumpang. Kapal Angkatan Laut (KAL) Lembar sebanyak 18 orang. Rigid Buoyancy Boat (RBB) mengevakuasi 24 orang.

Di antara penumpang yang dievakuasi dalam keadaan selamat tersebut di orang WNA, masing-masing dievakuasi menggunakan kapal KAL dan kapal SAR. Sementara penumpang lainnya masih dalam proses evakuasi menggunakan kapal Polairud gabungan dengan RIB Basarnas.

Data manifes ini belum termasuk ABK. Terkait data penumpang ini masih menunggu rilis resmi dari otoritas terkait. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO