BerandaEKONOMIKunjungan Wisatawan ke Mandalika Tumbuh Paling Tinggi Dibanding Nusa Dua dan Golo...

Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Tumbuh Paling Tinggi Dibanding Nusa Dua dan Golo Mori

- Advertisement -

Mataram (Suara NTB) – kunjungan wisatawan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika mencatat persentase pertumbuhan paling tinggi dibanding di KEK lainnya, yaitu Nusa Dua di Bali, dan Golo Mori di NTT.


Sepanjang semester I 2026, jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan yang dikelola PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC di Lombok ini telah mencapai 685.844 kunjungan.


Angka tersebut tumbuh 17,39 persen dibandingkan periode yang sama 2025. Capaian itu sekaligus melampaui target perusahaan hingga 124,7 persen.
Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengatakan pertumbuhan kunjungan menjadi salah satu indikator semakin kuatnya daya tarik destinasi.


Peningkatan jumlah kunjungan di Mandalika turut diikuti membaiknya tingkat hunian. ITDC mencatat rata-rata okupansi kawasan meningkat dari 44,94 persen pada semester I 2025 menjadi 50,95 persen pada semester I 2026.
Kondisi tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas wisata di Mandalika mulai memberikan dampak langsung terhadap bisnis akomodasi dan ekosistem pariwisata kawasan.


Pertumbuhan kunjungan diperkirakan masih berlanjut pada semester II 2026. Salah satu pemicunya adalah agenda olahraga internasional MotoGP pada Oktober 2026 Ini.


Ajang MotoGP tersebut diproyeksikan kembali menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Arus wisatawan yang datang diperkirakan tidak hanya meningkatkan kunjungan ke kawasan Mandalika, tetapi juga menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, restoran, UMKM dan ekonomi kreatif.


Dibandingkan dua kawasan lain yang dikelola ITDC, Mandalika mencatat pertumbuhan kunjungan paling tinggi. Total kunjungan ke tiga kawasan ITDC sepanjang semester I 2026 mencapai 2.497.458 wisatawan, naik 10,54 persen dibandingkan semester I 2025 sebanyak 2.259.269 kunjungan.


The Nusa Dua di Bali masih menjadi penyumbang terbesar dengan 1.798.004 kunjungan atau tumbuh 8,16 persen. Sementara The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur mencatat 13.610 kunjungan atau meningkat 6,90 persen.


Namun, secara pertumbuhan persentase, Mandalika menjadi kawasan dengan kinerja paling agresif. Kenaikan 17,39 persen menunjukkan semakin kuatnya momentum pertumbuhan pariwisata di kawasan tersebut.


Fajar mengatakan ketiga destinasi memiliki karakter yang berbeda. The Nusa Dua dikembangkan sebagai destinasi leisure kelas dunia, The Mandalika sebagai penggerak sport tourism nasional, sedangkan The Golo Mori diarahkan menjadi destinasi MICE premium di Indonesia Timur. (bul)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO