Mataram (Suara NTB) – Rencana pemberian beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) bagi murid pendidikan anak usia dini (PAUD) atau sederajat menjadi angin segar bagi masyarakat. Meski demikian, program yang direncanakan dimulai terealisasi pada tahun 2027 mendatang.
Kepala Bidang PAUD-PNF Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Hj. Sabariah menjelaskan bahwa beasiswa PIP untuk jenjang PAUD merupakan program baru, sehingga belum dapat direalisasikan pada tahun ini.
“Jadi, untuk PIP PAUD tahun ini belum terealisasi, masih dalam tahap perencanaan. Kemungkinan tahun depan baru terealisasi. Karena ini program baru,” ujarnya, Jumat (21/8).
Saat ini, pihaknya baru menyampaikan informasi awal terkait keberadaan program tersebut dan belum melangkah ke tahap sosialisasi secara masif.
Langkah terdekat yang sedang ditunggu adalah pemutakhiran data (cut off) yang ditargetkan rampung pada akhir Agustus. Setelah proses ini selesai, jumlah kuota penerima untuk daerah baru dapat ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Pendataannya tahun ini, mungkin tahun depan sudah bisa terealisasi. Insya Allah,kan semua data ini diambil dari Dapodik nanti datanya,” jelas Sabariah.
Ia menekankan bahwa pemetaan data dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) ini sangat penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Pemerintah akan memverifikasi kondisi ekonomi siswa, seperti kepemilikan status penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun bantuan sosial lainnya.
“Nanti kita lihat mungkin setelah penarikan data per 31 Agustus ini. Setelahnya mungkin baru pusat memvalidasi daerah, baru diberikan kuotanya, seperti itu,” pungkasnya. (sib)


