BerandaNTBKOTA MATARAMKebakaran Warung dan Kafe di Rembiga, Kerugian Ditaksir Rp10 Juta

Kebakaran Warung dan Kafe di Rembiga, Kerugian Ditaksir Rp10 Juta

- Advertisement -

Mataram (Suara NTB) – Kebakaran kembali melanda sebuah warung nasi dan kafe di kawasan Jalan Adisucipto, Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Minggu (23/8/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.20 Wita tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi sejumlah barang di dalam bangunan hangus terbakar.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta. Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram, H. Rudi Suryawan, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 03.20 Wita. Laporan tersebut disampaikan melalui sambungan telepon oleh salah seorang anggota kepolisian yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Mendapat laporan tersebut, Damkarmat Kota Mataram langsung bergerak menuju lokasi. Sebanyak delapan personel dikerahkan dengan empat unit armada pemadam kebakaran.

Menurut Rudi, petugas tiba di tempat kejadian sekitar lima menit setelah laporan diterima. Kecepatan respons tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

“Setelah laporan masuk, respons tim langsung. Anggota kami kurang lebih lima menit tiba di TKP,” ujar Rudi, Minggu (23/8).

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan dan pemadaman. Api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 20 menit. Setelah tidak ditemukan lagi titik api dan kondisi dinyatakan aman, seluruh personel beserta armada kembali ke posko.

Rudi menyebutkan, empat armada yang dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut terdiri atas unit Thanos, tangki suplai, dan armada jenis Morita.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun laporan mengenai korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah barang yang berada di dalam warung dan kafe tidak dapat diselamatkan karena terbakar.

Kebakaran di Jalan Adisucipto tersebut menambah daftar kejadian kebakaran di Kota Mataram dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, kebakaran terjadi di sebuah toko sembako di Jalan Bung Karno, Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Selasa malam (11/8/2026) sekitar pukul 18.20 Wita.

Dalam kejadian tersebut, api menghanguskan toko kelontong dan merambat ke bangunan di sebelahnya yang menjual alat kecantikan dan mebel. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi toko sembako mengalami kerusakan cukup parah.

Kebakaran itu diduga bermula dari percikan api yang mengenai wadah berisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di dalam toko. Kendati demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Dari beberapa insiden kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik maupun aktivitas yang melibatkan bahan mudah terbakar. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman menjadi langkah penting untuk mencegah kebakaran. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO