BerandaNTBSUMBAWA BARATPerkuat Sistem Merit ASN, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan Manajemen Talenta

Perkuat Sistem Merit ASN, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan Manajemen Talenta

- Advertisement -

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus menyiapkan penerapan manajemen talenta sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih efektif, objektif serta berbasis potensi dan kompetensi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KSB, Agusman mengatakan, penerapan manajemen talenta menjadi salah satu indikator penting dalam sistem merit ASN. Saat ini, Pemkab Sumbawa Barat tengah menyusun strategi untuk memenuhi indikator tersebut.

Menurut Agusman, penilaian sistem merit mengalami perubahan setelah kewenangan penilaian beralih dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pada 2025, penilaian menggunakan dua indikator utama, yakni maturitas dengan bobot 75 persen serta kepuasan dan keterikatan pegawai dengan bobot 25 persen.

“Penerapan manajemen talenta dalam sistem merit ini punya bobot cukup tinggi indikatornya. Dari setiap tahun, kita ada peningkatan nilai dari 2021-2023, trennya selalu positif,” klaim Agusman.

Untuk memastikan kesiapan daerah, Pemkab Sumbawa Barat sebelumnya telah melaksanakan pra-ekspos bersama Badan Kepagawaian Negara (BKN) yang turut disaksikan Kantor Regional (Kanreg) X BKN. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan awal KSB sebelum memasuki tahapan ekspos. “Hasil pra-ekspos oleh Kanreg BKN dianggap sangat memuaskan. Sebagai tindak lanjut, kita kemudian direkomendasikan untuk memaksimalkan regulasi internal dengan menerbitkan SK tentang tim manajemen talenta,” ujarnya.

Agusman mengatakan, rekomendasi tersebut kini menjadi salah satu fokus BKPSDM KSB. Regulasi internal diperlukan agar penerapan manajemen talenta memiliki dasar yang jelas dan dapat dijalankan secara terarah. “Ini sedang kita susun strategi untuk memenuhinya,” tukasnya.

Dengan penerapan manajemen talenta, pengelolaan ASN lingkup Pemda KSB diharapkan tidak lagi hanya berorientasi pada kebutuhan administrasi kepegawaian, tetapi juga mampu memetakan potensi, kompetensi, kinerja dan kebutuhan pengembangan karier setiap pegawai secara lebih objektif.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemda KSB meningkatkan kualitas sistem merit dan memastikan penempatan serta pengembangan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi dan potensi yang dimiliki.

“Sekarang kita sedang membenahi semuanya untuk maju ke tahap ekspose. Nanti langsung akan dipimpin Pak Bupati,” imbuh Agusman.(bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO