BerandaNTBKOTA BIMABantu Penanganan Bencana NTT, Pemkot Bima Kerahkan Tim Kesehatan

Bantu Penanganan Bencana NTT, Pemkot Bima Kerahkan Tim Kesehatan

- Advertisement -

Kota Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kota Bima mengerahkan 45 personel untuk membantu penanganan masyarakat terdampak gempa bumi di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim tersebut terdiri atas 19 tenaga kesehatan, 11 personel BPBD, dan 15 anggota Indonesia Off-Road Federation (IOF).

Selain personel, Pemkot Bima mengirim sekitar 50 ton beras serta bantuan logistik lainnya untuk masyarakat terdampak. Bantuan tersebut akan dibawa dan disalurkan langsung oleh tim relawan yang diberangkatkan melalui jalur darat dari Kota Bima menuju NTT.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S. E., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat Kota Bima terhadap warga yang sedang menghadapi bencana.

“Kalau kita pernah merasakan bencana, kita akan rasakan bagaimana nikmatnya, luar biasanya bantuan yang paling cepat diterima oleh saudara kita ini,” ujar Rahman saat melepas tim di Halaman Kantor Wali Kota Bima, Jumat (28/8).

Sebanyak 19 tenaga kesehatan dikerahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Tim juga membawa bantuan berupa uang tunai, sembako, pakaian, obat-obatan, serta kebutuhan sandang dan pangan lainnya yang dihimpun dari masyarakat, ASN, sekolah, dunia usaha, organisasi, komunitas, lembaga sosial, relawan, dan donatur.

Saat melepas tim, Rahman menitipkan empat pesan kepada para relawan. Ia meminta seluruh personel mengutamakan keamanan dan keselamatan selama menjalankan misi, terlebih akses menuju wilayah terdampak masih menghadapi sejumlah tantangan.

“Yang pertama, jaga keamanan, keselamatan diri, dan keselamatan tim. Saya titip kepada ketua tim relawan yang berangkat ke NTT,” katanya.

Rahman juga meminta relawan menjalankan tugas dengan keikhlasan dan tanggung jawab serta membangun koordinasi dengan pemerintah daerah maupun relawan lainnya di lokasi bencana.

“Laksanakan tugas ini dengan keikhlasan dan tanggung jawab. Kalau sudah ada keikhlasan dan rasa tanggung jawab, kita akan melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya, dengan rasa empati, ramah,” ujarnya.

Ia juga menekankan agar bantuan yang dibawa dari Kota Bima, benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Pastikan amanah ini sampai kepada yang berhak menerimanya. Saya titip 4 pesan ini,” tegasnya.

Rencananya, tim bersama bantuan kemanusiaan berangkat pada Sabtu (29/8) melalui jalur darat dengan menggunakan akses penyeberangan Pelabuhan Sape menuju wilayah tujuan.

Rahman menegaskan keberangkatan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan, bukan semata-mata tugas pemerintah.

“Tugas ini bukan hanya semata tugas atas nama Pemerintah Kota Bima, tapi yang paling utama ini adalah tugas kemanusiaan. Anda berangkat sebagai relawan kemanusiaan,” katanya. (hir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO