BerandaHEADLINE14 Tulang Diduga Kerangka Manusia Masih Diidentifikasi Polisi

14 Tulang Diduga Kerangka Manusia Masih Diidentifikasi Polisi

- Advertisement -

Mataram (Suara NTB) – Pihak kepolisian masih mengidentifikasi penemuan 14 tulang diduga kerangka manusia yang ditemukan di di kawasan Hutan Lindung Bukit Argapura, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Tulang-tulang tersebut telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Lingsar AKP Wiwin Widarti, Jumat (4/9/2026) belasan tulang diduga kerangka manusia tersebut kini masih dalam tahap pemeriksaan di RS Bhayangkara Mataram.

“Barang-barang yang ditemukan bersama tulang sudah kami amankan masih dalam pemeriksaan lanjutan,” sebutnya.

Ia menerangkan, dari kondisi tulang yang ditemukan, pihaknya menduga korban telah meninggal cukup lama.

Perkiraan awal pihaknya, korban meninggal lebih dari satu tahun yang lalu. Namun, demi kepastian identitas dan penyebab kematian, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan ahli.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Identitas maupun penyebab kematian belum bisa dipastikan,” ucapnya.

Sebagai informasi, tulang mirip kerangka manusia itu pertama kali ditemukan tiga warga saat mencari mata air untuk keperluan religi pada Selasa (1/9/2026). Mereka menemukan sejumlah tulang yang diduga bagian tubuh manusia, termasuk tengkorak dan tulang kaki.

“Ketiga warga langsung mengamankan tulang yang ditemukan dan melaporkannya kepada pemerintah desa untuk ditindaklanjuti,” tuturnya.

Selanjutnya pada Rabu (2/9/2026), Tim gabungan yang terdiri dari 7 personel Polsek Lingsar, 3 personel Unit Identifikasi Polresta Mataram, 4 petugas Dinas Kehutanan Provinsi NTB, serta 3 warga lokal melakukan evakuasi terhadap tulang belulang tersebut.

Wiwin mengaku proses evakuasi berlangsung cukup berat lantaran medan menuju lokasi sulit dilalui.

Tim gabungan harus berjalan kaki sekitar empat jam untuk mencapai lokasi. Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan olah TKP dan penyisiran di sekitar aliran kali.

Petugas kemudian melakukan penyisiran dari lokasi penemuan hingga ke arah bawah aliran kali. Beberapa bagian tulang kembali ditemukan, termasuk di bawah curuk atau air terjun.

Tim evakuasi kembali menemukan beberapa potongan tulang saat melakukan penyisiran.

Selain tulang, petugas menemukan pakaian APD lengkap pekerja proyek warna merah. Tim juga mengamankan dompet warna pink bertuliskan Semar Nusantara, yang berisi uang kertas dan logam dalam kondisi rusak, bungkus rokok GMJ, serta tiga korek api.

Karena medan penyisiran semakin sulit dilalui tim gabungan bersama warga pemandu akhirnya memutuskan kembali. Hasil penemuan di lokasi selanjutnya langsung dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk proses identifikasi lebih lanjut. (mit)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO